Pilkada Bontang 2024

KPU Sebut Pelantikan Walikota Bontang Neni Moerniaeni Dijadwalkan 10 Februari 2025

Pelantikan Walikota Bontang terpilih, Neni Moerniaeni dan Wakil Walikota, Agus Haris direncanakan berlangsung pada 10 Februari 2025

Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN
Neni Moerniaeni dan Agus Haris saat mendaftar di KPU Bontang beberapa waktu lalu, sebagai paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang periode 2024-2029.  TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pelantikan Walikota Bontang terpilih, Neni Moerniaeni dan Wakil Walikota, Agus Haris direncanakan berlangsung pada 10 Februari 2025. 

Jadwal ini merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2024, yang merupakan perubahan atas Perpres Nomor 16 Tahun 2016 tentang tata cara pelantikan kepala daerah.

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Kota Bontang, Acis Maidy Muspa, menjelaskan bahwa jadwal tersebut sesuai Pasal 22A ayat 2 dalam peraturan tersebut. 

Namun, ia juga mengingatkan bahwa pelantikan dapat mengalami penundaan dengan alasan tertentu yang diatur dalam Pasal 22A ayat 3. 

Baca juga: Neni-Agus Unggul Versi Hitung Cepat Pilkada Bontang 2024, Respon Basri, Najirah dan Sutomo

Baca juga: Update Hasil Real Count Pilkada Bontang 2024, Neni Moerniaeni-Agus Haris Ungguli 3 Paslon Lain

Tiga Alasan Penundaan Pelantikan Kepala Daerah:

• Perselisihan hasil pemilihan kepala daerah yang sedang diproses di Mahkamah Konstitusi.

• Putaran kedua Pilkada untuk wilayah tertentu, seperti DKI Jakarta.

• Keadaan memaksa (force majeure) yang menyebabkan jadwal pelantikan tertunda.

"Jadwalnya sudah ada. Kalau tidak ada kendala berarti memungkinkan tanggal 10 Februari 2025," kata Acis saat dihubungi, Senin (16/12/2024).

Baca juga: Neni Moerniaeni-Agus Haris Unggul Sementara di Hitung Cepat Pilkada Bontang 2024

Neni-Agus Raih Suara Terbanyak

Untuk diketahui pasangan nomor urut 4, Neni Moerniaeni dan Agus Haris, resmi menjadi pemenang Pilkada Bontang 2024 berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mereka unggul dengan 41.081 suara, jauh di atas pasangan lainnya:

• Basri Rase-Chusnul Dhihin (Paslon 1): 25.393 suara

• Najirah-Muhammad Aswar (Paslon 3): 21.493 suara

• Sutomo Jabir-Nasrullah (Paslon 2): 7.455 suara (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved