Berita Kaltim Terkini

3 Pendekar Kaltim Wakili Indonesia di Ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat di Abu Dhabi

3 pendekar asal Kalimantan Timur (Kaltim) mewakili Indonesia di ajang kejuaraan dunia pencak silat di Abu Dhabi.

Penulis: Nevrianto Hardi Prasetyo | Editor: Diah Anggraeni
HO/Pencak Silat Kaltim
Wakil Ketua Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim, Ego Arifin bersama Ketua Koni Kalimantan Timur, Rusdiansyah Aras bersama ketiga pendekar pencak silat dan para pelatih di kejuaraan dunia pencak silat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. 

TRIBUNKALTIM. CO, SAMARINDA - Tiga pendekar Kalimantan Timur (Kaltim) terpilih membela Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam ajang kejuaraan dunia pencak silat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), 18-22 Desember 2024.

Ketiga atlet tersebut terdiri dari dua pendekar senior atas nama Iqbal Candra Pratama dan Dinda Nuraidha serta pendekar junior bernama Annisa Maulida.

Para atlet didampingi dua pelatih, masing-masing untuk senior dan juniornya.

Wakil Ketua Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim, Ego Arifin menjelaskan, kejuaraan dunia ini menjadi ajang untuk lebih memperkenalkan cabor asal Indonesia itu agar dapat dipertandingkan pada olimpiade mendatang.

Baca juga: 2 Atlet Pencak Silat Kaltim Dinda Nuraidha dan Iqbal Candra Pratama Sabet Medali Emas PON XXI 2024

Selain Ego Arifin, Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah bersama beberapa pengurus turut hadir mendukung dan menyaksikan perjuangan para pendekar Kaltim.

"Saya saat ini sedang menuju tempat pertandingan dan kejuaraan dunia ini. Insya Allah, hasil informasi dari pengurus besar (PB), akan dijadikan ajang untuk bisa menggaet di Timur Tengah sama di Eropa," ungkap Ego Arifin, Jumat (20/12/2024).

Diketahui, Presiden Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (Persilat), Prabowo Subianto diwakili Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono membuka kejuaraan dunia pencak silat.

Ia menilai di tengah konflik di mana-mana dan ketidakpastian situasi dunia saat ini, kejuaraan dunia pencak silat dapat menjadi penyatu komunitas dan masyarakat internasional.

Lebih lanjut, Ego Arifin menjelaskan, kejuaraan dunia ini akan meminta negara-negara tetangga di Asia untuk memberikan dukungan agar pencak silat dapat dipertandingkan pada Olimpiade Los Angeles pada 2028 mendatang.

"Ini juga sebagai road to olimpiade. Karena, setelah ini nanti akan dievaluasi, baik dari segi pelaksanaan maupun segi dukungan Asia Selatan itu masih belum banyak. Kalau Asia Timur seperti India, Uzbekistan dan sebagainya sudah aman, apalagi Asia Tenggara," sebut Ego.

Baca juga: Atlet Pencak Silat Kaltim Bersemangat Kejar Target 2 Emas di PON XXI 2024

Ego menerangkan bahwa cabor pencak silat sendiri sudah cukup berubah dibandingkan dengan regulasi atau peraturan 10 tahun lalu. 

Menurutnya, cabor ini layak untuk dipertandingkan pada olimpiade nanti.

"Eropa dan Amerika sudah aman, cuma Asia Timur yang belum, seperti China dan Korea belum ada di sana. Sehingga misi itu, mungkin salah satunya untuk diperkenalkan silat ini sudah mulai berubah. Pola memandang nya tidak kayak 10 tahun yang lalu, kan ada aturan yang baru bahwa silat itu dinamis," lanjutnya.

Ego Arifin menyampaikan kepada ketiga atletnya yang terpilih untuk berlaga di kejuaraan dunia ini agar bisa tampil maksimal guna mengharumkan nama Indonesia, khususnya Bumi Etam. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved