Berita Kaltim Terkini
Strategi Ketua Rusdiansyah Aras Mengantar Kaltim ke 3 Besar PON 2028
Menjelang purnatugas pada tahun 2026, Ketua Umum KONI Kalimantan Timur, Rusdiansyah Aras, menatap cakrawala
Penulis: Nevrianto | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Menjelang purnatugas pada tahun 2026, Ketua Umum KONI Kalimantan Timur, Rusdiansyah Aras, menatap cakrawala dengan refleksi mendalam.
Mengibaratkan KONI Kaltim sebagai sebuah "kapal besar" yang mengarungi samudera penuh tantangan, Rusdi memilih jalur soft landing sebuah pendaratan mulus untuk memastikan stabilitas organisasi tetap terjaga sebelum tongkat estafet berpindah tangan.
Bagi Rusdi, ketangguhan sebuah organisasi tidak hanya terpahat di papan skor, tetapi pada loyalitas para pengawaknya.
Di tengah terpaan ombak besar dinamika olahraga nasional, ia bangga karena kapal yang nakhodainya tetap kokoh.
Baca juga: KONI Kaltim Siap Gelar Rakerprov Awal 2026, Bakal Evaluasi Program
"Saya bersyukur, hampir seluruh 'Anak Buah Kapal' (ABK) tetap setia di posisinya. Soliditas kami mencapai 99,9 persen. Kita tetap satu komando hingga menyentuh dermaga akhir," ujar Rusdi dengan nada bangga di ruang kerjanya, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda.
Secara ksatria, Rusdi mengakui target peringkat lima besar pada PON XXI 2024 Aceh-Sumut belum tergapai.
Namun, di balik peringkat ke-8 tersebut, tersimpan angka pertumbuhan yang fantastis secara kualitas dan kuantitas.
Terdapat lonjakan perolehan medali sebesar 54 persen dibandingkan edisi PON Papua.
Hebatnya lagi, total 154 medali ini melampaui capaian saat Kaltim duduk di peringkat 5 besar pada PON 2016 Jawa Barat (138 medali).
Ini adalah bukti sahih bahwa pembinaan atlet Bumi Etam kian kompetitif dan mengalami kemajuan pesat di level nasional.
Cetak Biru Menuju 3 Besar
Keputusan Rusdiansyah untuk tidak melanjutkan ke periode kedua bukanlah bentuk "angkat tangan", melainkan strategi regenerasi terukur.
Ia memilih membentangkan karpet merah bagi figur muda untuk menjawab tantangan besar Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas'ud, yang membidik posisi Tiga Besar Nasional pada PON 2028.
Sebagai warisan kepemimpinan (legacy), Rusdi telah menyiapkan dua instrumen krusial:
- Program Kerja 2025: Menjamin transisi administrasi dan pembinaan berjalan tanpa jeda.
- Road Map PON 2028: Peta jalan strategis yang menitikberatkan pada penguatan cabang olahraga unggulan berbasis Sport Science.
"Saya ingin melakukan soft landing tanpa turbulensi. Masih banyak figur muda yang layak. Saya tinggalkan cetak biru (blue print) prestasi ini agar kepengurusan berikutnya memiliki fondasi kokoh untuk melompat ke tiga besar," tegas pria yang akrab disapa Rusdi ini.
| 5 Daerah dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di Kalimantan Timur, Kota Ini Nomor 1 |
|
|---|
| Gantikan Rusdiansyah Aras, Haji Andre Banjir Dukungan Pengprov Cabor jadi Ketua KONI Kaltim |
|
|---|
| Sawit Dihantam Kenaikan Dolar, Perusahaan Terpukul, Karyawan Kehilangan Bonus Bertahun-tahun |
|
|---|
| Imbas Ekonomi Global Petani Sawit Kaltim Terjepit, Harga Pupuk Naik dan Ongkos Angkut Melejit |
|
|---|
| Sempat Dikeluhkan Pengusaha, Jalur Logistik Utama Kaltim di Kariangau Balikpapan Akhirnya Berfungsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260101_KONI-Kaltim-Akan-Serahkan-Estafet.jpg)