Breaking News

Berita Nasional Terkini

Tanggapan Kemenag RI soal Arab Saudi Sediakan Lahan 50 Hektare untuk Kampung Haji

Terungkap, alasan pemerintah Arab Saudi sediakan lahan seluas 50 hektare untuk kampung haji. 

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Jamaah haji asal Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia. Pemerintah Arab Saudi disebut telah menyediakan lahan seluas 50 hektare sebagai lokasi pembangunan kampung haji Indonesia. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA – Terungkap, alasan pemerintah Arab Saudi sediakan lahan seluas 50 hektare untuk kampung haji. 

Hal itu dipersembahkan untuk para jemaah asal Indonesia yang datang ke Arab Saudi untuk beribadah haji atau umroh

Pemerintah Arab Saudi disebut telah menyediakan lahan seluas 50 hektare sebagai lokasi pembangunan kampung haji Indonesia.

Pembangunan kampung ini diharapkan mempermudah layanan bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia.

Baca juga: Biaya Haji 2025 Lebih Murah, Siasat Pemerintah: Waktu Ibadah Lebih Pendek hingga Perkampungan Haji

"Pangeran Muhammad Bin Salman telah menyerahkan tanah seluas 50 hektare untuk konsesi 100 tahun," kata Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi'i di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Minggu (29/12/2024).

Romo mengungkapkan, gagasan ini muncul dari keprihatinan Presiden Prabowo Subianto terhadap kualitas layanan yang diterima jemaah haji Indonesia.

Sebab meski banyak yang sudah menabung bertahun-tahun, layanan yang diberikan kerap kali tidak maksimal. 

“Presiden berencana membangun kampung haji Indonesia dengan fasilitas lengkap agar jemaah merasa lebih nyaman,” ujar Romo.

Baca juga: Kepala Kemenag Balikpapan Serahkan Surat Izin Operasional Perjalanan Haji Khusus Ummat Tour

Ia menambahkan, respons dari Kerajaan Arab Saudi terhadap rencana ini sangat positif.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, juga menyampaikan perkampungan tersebut tidak hanya akan digunakan oleh jemaah haji, tetapi juga jemaah umrah.

Hal ini dinilai akan lebih efisien dalam jangka panjang. Menurut Nasaruddin, Presiden Prabowo terus mendorong pembahasan terkait rencana ini.

“Presiden ingin ada solusi permanen bagi jemaah haji dan umrah Indonesia. Ini menjadi prioritas karena menyangkut kenyamanan ribuan orang setiap tahunnya,” kata Nasaruddin di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Ia menjelaskan, pembahasan lebih lanjut mengenai pembangunan perkampungan haji Indonesia akan dilakukan usai musim haji 2025.

Sementara itu, layanan haji tahun ini masih dilakukan secara reguler seperti tahun-tahun sebelumnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenag Sebut Saudi Siapkan 50 Hektare Lahan buat Kampung Haji." 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved