Rabu, 8 April 2026

Longsor di Kutai Barat

Viral! Terjadi Abrasi yang Akibatkan Longsor di Kutai Barat Kaltim

Viral di media sosial video yang memperlihatkan terjadinya abrasi di kawasan Tering Lama, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur Selasa, (7/1/2025).

Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Nisa Zakiyah
Instagram/@soalsamarinda
Viral di media sosial video yang memperlihatkan terjadinya abrasi di kawasan Tering Lama, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur pada Selasa, (7/1/2025). 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Viral di media sosial video yang memperlihatkan terjadinya abrasi di kawasan Tering Lama, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur pada Selasa, (7/1/2025).

Dalam cuplikan video yang diunggah akun Instagram @soalsamarinda, terlihat abrasi tersebut mengikis sebagian dataran dan mengakibatkan longsor.

Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa abrasi ini.

Namun beberapa rumah yang ada di dekat lokasi dapat terancam terkena longsor juga.

Sebagai informasi, biasanya abrasi terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang lama yang dapat menyebabkan sungai meluap.

Hal inilah yang memincu longsor di pinggiran sungai.

Apa Itu Abrasi?

Dikutip dari Gramedia.com, abrasi adalah suatu peristiwa pengikisan tanah yang disebabkan oleh gelombang air laut serta adanya pasang surut air laut. 

Baik itu gelombang air laut atau pasang surut air laut, kedua-duanya sama-sama memiliki sifat merusak.

Oleh karena itu, tanah pada garis pantai akan rusak jika secara terus menerus terkena gelombang air laut dan pasang surut air laut.

Hampir sama dengan pengertian abrasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), abrasi adalah pengikisan batuan oleh angin, air, atau es yang mengandung bahan yang sifatnya merusak.

Terjadinya peristiwa abrasi ini tidak selamanya disebabkan karena faktor alam saja, tetapi bisa juga disebabkan karena perilaku manusia.

Jika dibiarkan begitu saja, perlahan-lahan tapi pasti daerah pantai akan semakin berkurang.

Abrasi yang disebabkan karena faktor alam (pasang surut air laut dan gelombang laut) akan selalu terjadi. 

Meskipun begitu, kita tetap masih bisa mengurangi kerusakan pesisir pantai karena abrasi

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved