Ibu Kota Negara
Cari Rumah Subsidi? Ada di Penajam Eco City, Dekat dengan IKN Nusantara Kaltim
Disebutkan tersedia aset lahan Badan Bank Tanah seluas 120 hektar di Penajam Eco City, Kalimantan Timur.
TRIBUNKALTIM.CO, BANDUNG - Kalian sedang mencari rumah subsidi? Kali ini ada kabar gembira karena akan dibangun di Penajam Eco City, dekat dengan IKN Nusantara, Kalimantan Timur.
Rumah subsidi ini bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.
Disebutkan tersedia aset lahan Badan Bank Tanah seluas 120 hektar di Penajam Eco City, Kalimantan Timur.
Tempat ini dialokasikan untuk perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Baca juga: 6 Bank Bahas Pergerakan Ekonomi IKN Nusantara Kaltim, OIKN Percepat Investasi Perbankan
Hal itu diungkapkan oleh Deputi Bidang Pemanfaatan Tanah dan Kerja Sama Usaha Badan Bank Tanah Hakiki Sudrajat dalam media gathering di Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/1/2025).
Hakiki menjelaskan, 120 hektar tersebut bisa menampung sebanyak 12.000 unit rumah subsidi.
"Namun belum tentu langsung 12.000 orang siap menghuni, jadi harus bertahap membangunnya, tapi kita siapkan sekitar 120 hektar," ujar Hakiki.
Sementara total luas lahan Penajam Eco City adalah 4.162 hektar.
Kawasan ini bersebelahan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dari total luas tersebut, yang sudah dipetakan untuk reforma agraria seluas 1.873 hektar, Institusi Kelembagaan Pemerintah 379 hektar, Badan Air 123 hektar, Bandara VVIP IKN 621 hektar, Jalan Tol IKN 135 hektar, serta area pengembangan Badan Bank Tanah.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Bank Tanah Parman Nataatmadja mengaku bahwa minat investor khususnya yang bergerak di bidang perumahan mulai tumbuh semenjak pembangunan Bandara VVIP IKN mulai menunjukkan progres yang signifikan.
Baca juga: Proses Pembangunan IKN Nusantara di Kaltim, Proprosi APBN Memang Harus Dikurangi
"Uniknya lahan di Penajam Paser Utara (PPU) ini pada waktu tahun 2022 saya berkunjung ke sana, penduduk yang tinggal di sana enggak ada, jadi kurang menarik ya. Begitu Bandara dibangun, langsung klaimnya banyak," tutur Parman.
Sehingga kini, lahan di sekitar IKN itu sudah kian cantik dan menarik bagi penanam modal.
Di sisi lain, sampai akhir tahun 2024, total aset lahan Badan Bank Tanah adalah 33.115,6 hektar yang tersebar di 45 kabupaten/kota.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan aset yang dimiliki Badan Bank Tanah sebesar 194 persen dari tahun sebelumnya.
Aset tersebut bisa dimanfaatkan untuk kepentingan umum, kepentingan sosial, pembangunan nasional, pemerataan ekonomi, dan reforma agraria melalui kerja sama dengan pihak lain, seperti jual beli, sewa, hibah, serta tukar menukar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250119_Rumah-Subsidi-di-Kaltim-Dekat-IKN.jpg)