Berita Bontang Terkini

Dampak Penundaan Pembangunan Jembatan Gantung Guntung Bontang, PUPR Berikan Solusinya

Pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan akses jalan baru menuju Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur

Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN
BANGUN JEMBATAN GANTUNG - Jalan baru menuju Kelurahan Guntung, Bontang Utara sudah selesai dikerjakan. Jalan ini jadi akses utama nantinya, sementara jalan sebelumnya ditutup untuk kepentingan PT Pupuk Kalimantan Timur. Sementara itu, pemerintah masih menunggu keputusan terkait nasib jalan utama yang ada di sekitar akses Jalan Guntung.  

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG – Pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan akses jalan baru menuju Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, harus ditunda hingga 2026 karena keterbatasan anggaran.

Proyek dengan estimasi biaya Rp7 miliar ini ditunda, meskipun jembatan bailey sementara telah dipasang untuk menjaga kelancaran akses jalan.

Namun, meskipun jembatan bailey dapat memastikan kendaraan dan warga tetap bisa melintas, penundaan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai dampaknya terhadap mobilitas warga Guntung dan kawasan sekitarnya. 

Terutama, akses jalan baru yang menghubungkan Kelurahan Guntung dengan RT 14 belum sepenuhnya dapat berfungsi optimal tanpa jembatan gantung permanen.

Baca juga: Bangun Jembatan Gantung Datah Suling-Long Pahangai Mahulu, Target November Selesai

Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kota Bontang, Anwar Nurdin, menjelaskan bahwa keputusan untuk menggunakan jembatan bailey hanya solusi sementara. 

"Jembatan bailey akan memastikan akses tetap terbuka. Namun, pembangunan jembatan gantung yang lebih permanen memang sangat dibutuhkan untuk mendukung mobilitas warga dan kemajuan kawasan ini," kata Anwar.

Jalan baru ini, yang telah selesai dikerjakan, diharapkan dapat mempermudah akses menuju Kelurahan Guntung dengan pintu masuk di samping Hotel Equator.

Namun, tanpa jembatan gantung, kenyamanan dan keamanan warga yang menggunakan jalan tersebut akan terus terhambat.

Pemerintah Kota Bontang berencana untuk mengusulkan kembali pembangunan jembatan gantung dalam anggaran 2026, namun hingga saat itu, penggunaan jembatan bailey menjadi solusi yang tidak bisa dielakkan.

Baca juga: Jembatan Gantung Sungai Machchu Sempat Ditutup 6 Bulan, Sebelum Telan Ratusan Jiwa

Keputusan mengenai kelanjutan proyek ini akan bergantung pada pengesahan anggaran yang ada di tahun 2026.

"Kami berharap solusi jembatan bailey cukup untuk sementara, meskipun bukan solusi permanen," ujarnya.

Sementara itu, pemerintah masih menunggu keputusan terkait nasib jalan utama yang ada di sekitar akses Jalan Guntung. 

"Untuk jalan utama, kami masih menunggu keputusan bersama dengan PT Pupuk Kaltim," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved