Pelantikan Kepala Daerah 2025

Daftar Gubernur dan 5 Walikota/Bupati di Kalimantan Utara yang Dilantik Prabowo 20 Februari

Inilah daftar Gubernur dan 5 Walikota/Bupati di Kalimantan Utara yang dilantik Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025 mendatang.

Tribunnews
PELANTIKAN KEPALA DAERAH - Ilustrasi kepala daerah yang diolah dari Tribunnews. Berikut daftar Gubernur dan 5 Walikota/Bupati di Kalimantan Utara yang akan dilantik Prabowo (Tribunnews) 

TRIBUNKALTIM.CO - Inilah daftar Gubernur dan 5 Walikota/Bupati di Kalimantan Utara yang dilantik Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025 mendatang.

Mahkamah Konstitusi menggugurkan 3 gugatan yakni hasil pilkada Tana Tidung, Pilkada Tarakan dan Pilkada Nunukan.

Tiga gugatan hasil pilkada itu kandas pasca putusan dismissal atau putusan MK pada 4-5 Februari 2025 lalu.

Diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengusulkan tiga opsi tanggal untuk pelantikan kepala daerah nonsengketa dan hasil putusan dismissal Mahkamah Konstitusi (MK) kepada Presiden Prabowo Subianto. 

Dari opsi yang diajukan, Prabowo memilih pelantikan digelar pada 20 Februari 2025.

Baca juga: Jadwal Sidang Pembuktian Sengketa Pilgub 2024 di MK: Bangka Belitung, Papua, Papua Pegunungan

Hal tersebut disampaikan Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2025).

"Kita membuat opsi tanggal 18, 19, 20, dan saya lapor ke Presiden. Presiden memilih (tanggal) 20 (Februari), hari Kamis," ujar Tito.

Daftar Kepala Daerah Kalimantan Utara yang dilantik serentak oleh Prabowo yakni:

PELANTIKAN KEPALA DAERAH - Ilustrasi kepala daerah yang diolah dari Tribunnews. Berikut daftar Gubernur dan 5 Walikota/Bupati di Kalimantan Utara yang akan dilantik Prabowo (Tribunnews)
PELANTIKAN KEPALA DAERAH - Ilustrasi kepala daerah yang diolah dari Tribunnews. Berikut daftar Gubernur dan 5 Walikota/Bupati di Kalimantan Utara yang akan dilantik Prabowo (Tribunnews) (Tribunnews)

1. Pemilihan Gubernur Provinsi Kalimantan Utara

Zainal A Paliwang - Ingkong Ala

2. Kabupaten Bulungan

Syarwani - Kilat

3. Kota Tarakan

Khairul - Ibnu Saud

4. Kabupaten Malinau

Wempi W. Mawa - Jakaria

5. Kabupaten Nunukan

Irwan Sabri - Hermanus

6. Kabupaten Tana Tidung

Ibrahim Ali - Sabri

Profil Zainal Arifin Paliwang Gubernur Kalimantan Utara Terpilih

Brigjen. Pol. (Purn.) Dr. Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum. (lahir 6 Desember 1962) adalah seorang Gubernur Kalimantan Utara

Ia merupakan purnawirawan Polri yang memiliki jabatan terakhir sebagai Analis Kebijakan Utama bidang Pidum Bareskrim Polri.

Paliwang, lulusan Akpol 1986 ini berpengalaman dalam bidang reserse. 

Sebelumnya, dia menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.

Selain itu juga beliau merupakan putra daerah Sulawesi Selatan yang berasal dari Sinjai.

Riwayat pendidikan

Pendidikan umum

SDS Angkas 2 Kec. Mandal (1979)
SMP Negeri 1 Kasiguncu (1982)
SMA Negeri 1 Ujungpandang (1986)
S1 Fakultas Hukum Universitas Slamet Rijadi (2004)
S2 Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (2006)
S3 Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (2024)
Pendidikan kepolisian

AKABRI (1986)
PTIK (1997)
SESPIM (2001)
Pendidikan kejuruan
Diklatpim Tk. I (2015)
Menjadi Wakapolda Kaltara Pertama

Karir Zainal Paliwang di Kalimantan Utara dimulai sejak diangkat menjadi Wakil Kepala Kepolisian Daerah atau Wakapolda Kaltara pada Maret 2018.

 Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1986 saat mendapatkan perintah menjadi Wakapolda Kaltara masih berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) dengan tiga bunga sudut lima di pundaknya.

Zainal Paliwang menceritakan bagaimana pengalaman pertama nya saat ditugaskan dan berkantor sebagai Wakapolda Kaltara kala itu.

Berawal dengan keberadaan kantor Polda Kaltara yang saat itu masih menumpang di Polres Bulungan, ia mengaku kondisi kantornya sangat memprihatinkan bahkan kursi khusus untuknya saja tidak ada.

 “Saat itu, saya kursi saja tidak punya,” kata Zainal Paliwang saat bercerita beberapa waktu lalu.

 Meskipun kondisi saat itu sangat memprihatinkan, ia tetap melaksanakan perintah yang telah diamanatkan kepadanya dengan penuh tanggung jawab.

Bagi Zainal Paliwang, bagaimana berjuang bersama dalam membangun Polda Kaltara bersama Kapolda saat itu Irjen Pol Indrajit.

 Pada akhirnya, dua bulan kemudian Zainal Paliwang bersama para pejabat utama Polda Kaltara mulai membangun Polda Kaltara.

“Dan Alhamdulillah, selama satu tahun kami di Kalimantan Utara menyelesaikan pembangunan kantor yang dihibahkan oleh Kabupaten Bulungan, dulunya gedung DPRD Bulungan di Km 9, Desa Bumi Rahayu.

Dan saat itu, kami juga mengundang Bapak Kapolri di tahun 2019 untuk meresmikan gedung Mapolda Kaltara,” jelasnya.

Setelah memiliki gedung resmi, pada 2020, bersama pejabat Polda Kaltara kembali berjuang untuk meningkatkan status Polda Kaltara menjadi Polda Tipe A.

Saat proses berlangsung Zainal Paliwang kembali menerima surat keputusan (SK) dari Kapolri untuk menduduki jabatan baru di Bareskrim Polri sebagai Badan Penyidik Tindak Pidana Utama II.

Dengan jabatan barunya Zainal Paliwang naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi.

 “Tidak berselang beberapa lama, turunlah keputusan Polri untuk meningkatkan status Polda Kaltara menjadi Polda Tipe A,” terangnya.

 Selanjutnya, Zainal Paliwang mendapat kepercayaan sebagai Analisis Kebijakan Utama bidang Pidana Umum Bareskrim Polri hingga jabatan terakhir sebelum memutuskan maju di Pilgub Kaltara Gubernur 2020.

Artikel ini telah tayang di Tribunbengkulu.com dengan judul 6 Kepala Daerah se-Kalimantan Utara Dilantik Prabowo 20 Februari 2025, Pasca 3 Gugatan Kandas di MK

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved