Ibu Kota Negara
Dampak Efisiensi Anggaran ala Prabowo Terhadap IKN di Kaltim, Sektor Perhotelan Juga Terimbas
Efisiensi anggaran diprediksi bakal berimbas terhadap pembangunan IKN di Kalimantan Timur (Kaltim), dan sektor perhotelan terimbas
Lalu pada poin ketiga, Prabowo meminta menteri dan pimpinan lembaga mengidentifikasi rencana efisiensi yang meliputi belanja operasional dan non-operasional.
Baca juga: Otorita IKN Pastikan Pembangunan Ibu Kota Nusantara Dilanjutkan
Belanja ini terdiri belanja operasional kantor, belanja pemeliharaan, perjalanan dinas, bantuan pemerintah, pembangunan infrastruktur, hingga pengadaan alat dan mesin.
Keempat, arahan Prabowo kepada kepala daerah adalah membatasi belanja untuk kegiatan yang bersifat seremonial, studi banding, hingga seminar FGD.
Kelima, Pemda juga diminta mengurangi perjalanan dinas sebesar 50 persen.
Termasuk membatasi belanja honorarium melalui pembatasan jumlah tim dan besaran gaji.
Adapun poin keenam, Prabowo secara khusus meminta Menkeu Sri Mulyani menetapkan besaran efisiensi anggaran belanja masing-masing kementerian/lembaga.
Ketujuh, Prabowo juga menginstruksikan Mendagri Tito Karnavian memantau efisiensi belanja kepala daerah. (*)
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Irit Belanja, IKN Tak Lagi Gempita, Bagaimana Nasib Hotel di Kaltim?"
| Perbaikan Jalan IKN PPU Dikebut, BBPJN Kaltim Targetkan Jalur Logistik Lebih Aman |
|
|---|
| Dalam 12 Hari saat Libur Lebaran 2026 Ibu Kota Nusantara Dikunjungi 352 Ribu Wisatawan |
|
|---|
| Staf Khusus OIKN Soroti Penutupan Rumah Makan Tahu Sumedang di Hutan Konservasi Bukit Soeharto |
|
|---|
| APBN Jadi Katalis Pembangunan IKN, Alokasi Dana Tembus Rp10,83 Triliun di 2026 |
|
|---|
| Ribuan ASN Bakal Pindah ke IKN, Target Capai 4.100 Orang hingga 2029 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250208_Istana-Negara-di-IKN-Nusantara-Kaltim.jpg)