Berita Mahulu Terkini

PUPR Berjanji, Jembatan Bailey di Ujoh Bilang Mahakam Ulu Kaltim Segera Selesai

Pembangunan jembatan bailey di Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu Kalimantan Timur

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/GEAFRY NECOLSEN
INFRASTRUKTUR MAHULU - Ilustrasi pembangunan Jembatan Bailey. Kali ini di Sungai Tingang 1  di Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahulu, Kalimantan Timur pada Sabtu (15/2/2025) juga sedang dibangun jembatan yang serupa. Salah satu tantangan terbesar dalam penyelesaian proyek ini adalah mobilisasi material ke lokasi.  (TRIBUNKALTIM.CO/GEAFRY NECOLSEN) 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Pembangunan jembatan bailey di Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur yang sempat tertunda akibat sejumlah kendala kini memasuki tahap akhir. 

Jembatan tersebut adalah jembatan Sungai Tingang 1, Sungai Tingang 2 dan Polsek Long Bagun di Mahakam Ulu

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mahulu, Didik Subagya, memastikan proyek tersebut segera rampung dalam waktu dekat.  

"Sudah proses kan itu," katanya saat dikonfirmasi TribunKaltim.co, Sabtu (15/2/2025).  

Baca juga: Jembatan Bailey KM 09 Samboja-Sepaku Selesai, Kendaraan Melintas Maksimal 25 Ton

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar dalam penyelesaian proyek ini adalah mobilisasi material ke lokasi. 

"Ya itu kemarin kesusahannya, mob material, mob material terus," ucapnya.  

Selain itu, agenda nasional seperti Pilkada juga turut mempengaruhi kelancaran proyek. 

"Kita kebetulan kemarin ada hajatan nasional, Pilkada apa-apa kan ganggu, makanya digeser," tambahnya.  

Meski demikian, dia memastikan pengerjaan sudah kembali berjalan. 

"Tapi ini sudah proses nih, sudah mulai," ungkapnya.  

Ia menargetkan, proyek ini dapat selesai sebelum adanya pergantian kepemimpinan. 

"Secepatnya, saya minta sebelum ada pergantian," tegasnya.  

Baca juga: Apa Itu Jembatan Bailey? Bakal Dibuat di Ujoh Bilang Mahakam Ulu

Menurutnya, pekerjaan yang tersisa hanya tinggal pemasangan komponen tertentu. 

"Itu kan tinggal masang saja," tuturnya.  

Namun, Ia mengakui ada tantangan teknis di lapangan. 

"Yang agak lama karena tidak bisa alat berat, karena kan di dalam kampung," jelasnya.  

Dengan progres ini, warga Mahulu diharapkan segera menikmati infrastruktur yang lebih baik dalam waktu dekat. (*)

 


 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved