Berita Samarinda Terkini
Disdag Samarinda Gelar Pasar Murah 10 Kecamatan Jelang Ramadhan, Catat Waktunya
Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda sedang mempersiapkan pasar murah kebutuhan pokok di 10 kecamatan menjelang Ramadhan
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda sedang mempersiapkan pasar murah kebutuhan pokok di 10 kecamatan menjelang Ramadhan.
Kegiatan ini akan melibatkan retail modern dan distributor untuk memeriahkan acara sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Pasar murah ini diselenggarakan guna mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok yang sering terjadi menjelang Ramadhan.
"Kalau dulu setahun sekali di setiap kecamatan, tapi di tahun 2025 ini kita laksanakan dua kali dalam setahun yaitu di sebelum sesudah Ramadhan," ungkap Kepala Disdag Kota Samarinda, Nurrahmani.
Yama, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga memberikan kesempatan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk ikut ambil bagian.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga akan Gelar Pasar Murah LPG 3 Kg Selama Puasa di Samarinda
"Kalau misal di kecamatan sendiri ada pihak UMKM yang mau masuk juga silahkan. Komoditasnya di pasar murah ini nantinya macam-macam, yang jelas kebutuhan masyarakat. Namun kita harapkan dengan harga yang terbaik," ungkapnya.
Terkait dengan harga komoditas, Yama menjelaskan bahwa pihaknya tidak dapat menjamin harga yang tercantum di pasar murah di klaim sebagai harga termurah, mengingat bahwa Kota Samarinda bukanlah daerah penghasil bahan pokok.
Namun dalam hal ini, Yama menggarisbawahi bahwa pihaknya akan memastikan harga yang menghiasi pasar murah merupakan dari distributor pertama.
“Sehingga kita tidak bisa menjamin nantinya di pasar murah ini disediakan dengan harga termurah, karena kita dapatkan dari luar. Kalau di luar tidak gagal panen, Insya Allah stabil,” jelasnya.
Di samping itu, mantan Kepala Diskumi (Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian) Samarinda ini menjelaskan adanya mekanisme pengawasan harga yang dilakukan oleh pihaknya agar tidak terjadi kenaikan yang tidak wajar.
"Jangan sampai harganya melebihi kewajaran. Misalnya daging di distributor seharga Rp 145 ribu, namun sampai ke bawah bisa sampai Rp 165 ribu. Karena kami punya data surveyor di setiap pasar, akan ada laporan dan akan kami selalu cek,” ungkap Yama.
Selain itu, Disdag Samarinda juga secara rutin melaporkan hasil survei harga ke Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk menjadi bahan evaluasi dan intervensi jika diperlukan.
"Makanya itu yang menjadi rembukan kami untuk melakukan intervensi lebih jauh. Contohnya cabe naik, ternyata ada kegagalan panen di luar sehingga naik lagi harganya," pungkasnya.
Baca juga: Lokasi Pasar Murah Jelang Ramadhan 2025 di Bontang, Harga Sembako Lebih Hemat
Berikut jadwal dan lokasi kegiatan Pasar Murah:
Kecamatan Sungai Pinang – Halaman Kantor Kecamatan Sungai Pinang, 17 Februari 2025 (09.00 – 12.00 WITA)
| Cemburu Buta, Pria di Samarinda Nekat Parang Teman Sendiri di Guest House |
|
|---|
| KNPI Samarinda Kritik Pemprov Kaltim, Ronni Hidayatullah: Bankeu Dipangkas, BPJS Warga Terancam |
|
|---|
| UT Samarinda Bekali Lulusan Hadapi Era AI Lewat Seminar Akademik |
|
|---|
| 49.742 Warga Samarinda Korban Kebijakan Pemrov Kaltim, Andi Harun Tolak Pengalihan Beban Iuran JKN |
|
|---|
| Walikota Samarinda Andi Harun Pertanyakan Kebijakan Redistribusi JKN Pemprov Kaltim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250216-pedagang.jpg)