Senin, 18 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

Selama Operasi Keselamatan 2025 di Kaltim, Sebanyak 1.559 Pengendara Ditilang Manual

Selama Operasi Keselamatan 2025, 10-23 Februari 2025, tercatat 1.559 pelanggaran ditindak melalui tilang manual

Tayang:
Penulis: Mir | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
PENINDAKAN - Ilustrasi Operasi Keselamatan Mahakam 2025 oleh Satlantas Polresta Balikpapan di Kawasan Balikpapan Permai (BP), Jumat (21/2/2025). Selama Operasi Keselamatan 2025, 10-23 Februari 2025, tercatat 1.559 pelanggaran ditindak melalui tilang manual (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Selama Operasi Keselamatan 2025, 10-23 Februari 2025, tercatat 1.559 pelanggaran ditindak melalui tilang manual.

Sementara pada aspek preemptif, Polda Kaltim telah melakukan 9.855 kali penyuluhan melalui media sosial, elektronik dan cetak

Penyuluhan ini mencakup informasi terkait titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan.  

Sementara  Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan dan pelanggaran.  

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim, AKBP Roni Mustafa, menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan sesuai arahan Korps Lalu Lintas Mabes Polri dengan komposisi 40 persen kegiatan preemptif, 40 persen preventif, dan 20 persen penegakan hukum.

Baca juga: Satpol PP Balikpapan Gelar Operasi Gabungan, Sasar Penjualan BBM Eceran dalam Botol

Pada aspek preemptif, Polda Kaltim telah melakukan 9.855 kali penyuluhan melalui media sosial, elektronik, dan cetak. 

Penyuluhan ini mencakup informasi terkait titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan.  

Sementara dalam kegiatan preventif, Polda Kaltim menargetkan berbagai kelompok masyarakat.

Untuk TK dan SD, Polda Kaltim melaksanakan program Polisi Sahabat Anak, Patroli Keamanan Sekolah (PKS), dan edukasi keselamatan lalu lintas, dengan total 1.547 kegiatan.

Sebanyak 16.393 pamflet dan spanduk terkait keselamatan lalu lintas juga disebarkan kepada masyarakat.  

Sementara untuk pelajar SMA, mahasiswa, dan komunitas kampus, ada program Polisi ke Kampus, Safety Riding, Forum Lalu Lintas, serta Kampanye Keselamatan Lalu Lintas yang telah digelar sebanyak 2.079 kali. 

"Keselamatan berlalu lintas harus ditanamkan sejak dini, terutama bagi pelajar dan mahasiswa yang menjadi pengguna jalan di masa depan," ujar AKBP Roni Mustafa.  

Untuk kegiatan preventif lainnya seperti penjagaan, pengaturan, pengawalan, dan patroli di titik rawan kecelakaan dan kemacetan.

Sebanyak 40 persen dari total operasi difokuskan pada tindakan preventif ini. 

Dalam aspek penegakan hukum, tindakan yang diambil meliputi peringatan dan penindakan tilang.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved