Rabu, 8 April 2026

Berita Mahulu Terkini

Pemkab Mahulu dan FIA UI Evaluasi Program Pembelajaran Lampau dan Pembelajaran Terintegrasi

Acara ini berlangsung di Ruang Studentpreneur Smart Class, Gedung FIA UI, Selasa (25/2/2025)

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Nur Pratama
Prokopim
MONITORING - Sekda Mahulu Stephanus Madang menghadiri Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Program RPL dan BETTER Semester Gasal Tahun Akademik 2024/2025. (Prokopim) 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Mewakili Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Sekretaris Daerah (Sekda) Mahulu Stephanus Madang menghadiri Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Pembelajaran Terintegrasi (BETTER) Semester Gasal Tahun Akademik 2024/2025. 

Acara ini berlangsung di Ruang Studentpreneur Smart Class, Gedung FIA UI, Selasa (25/2/2025).  

Kegiatan ini difasilitasi oleh Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Indonesia (UI) sebagai bagian dari pelaporan hasil studi mahasiswa program kerja sama Kabupaten Mahulu, baik di Program Sarjana Ilmu Administrasi Negara maupun Program Magister. 

Baca juga: Pemkab Mahulu Gelar Panen Raya dan Peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kampung Batoq Kelo

Laporan tersebut mencakup rekapitulasi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), transkrip nilai, riwayat akademik, dan daftar hadir mahasiswa.  

Dalam laporannya, Sekda Mahulu Stephanus Madang menyampaikan bahwa hasil evaluasi program magister cukup menggembirakan. 

“Dari delapan mahasiswa kita, secara administrasi dan akademik hanya ada dua yang masih memiliki kendala. Satu mahasiswa sudah keluar, sedangkan satu lagi masih dalam proses penyelesaian tesis. Mudah-mudahan ini bisa selesai dengan baik,” katanya.  

Namun, perhatian khusus diberikan kepada mahasiswa program sarjana. 

Berdasarkan Peraturan Rektor UI Nomor 1 Tahun 2024, setiap mahasiswa harus mencapai minimal 24 SKS pada semester kedua. 

Sayangnya, laporan yang disampaikan menunjukkan bahwa masih ada mahasiswa yang belum mencapai target tersebut. 

“Sepulang dari pertemuan ini, hasil evaluasi dari FIA UI akan kami informasikan dan konsolidasikan di Kabupaten Mahulu,” ucapnya. 

Sebagai langkah tindak lanjut, pemerintah daerah merekomendasikan pertemuan langsung antara mahasiswa program sarjana dan dosen FIA UI melalui Zoom Meeting.

Langkah ini diharapkan dapat membantu mahasiswa mencari solusi dan memenuhi syarat akademik yang ditetapkan. 

“Tentu setelah ini kita akan memanggil pegawai yang mendapat beasiswa ini.

Jika tidak didorong dan dimotivasi, mereka bisa gagal dalam pendidikan akademik mereka.

Ini masih belum terlambat, jadi kami akan mengingatkan ASN yang mengikuti program S1 di FIA UI agar lebih serius, memiliki niat yang kuat, serta tanggung jawab moral untuk menyelesaikan pendidikannya,” tegasnya.  

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved