Berita Samarinda Terkini
Pemantauan Hilal di Samarinda Dilakukan di Hotel Five Premiers, Ketinggian Hilal 3 Derajat
Pemantauan hilal di Kota Samarinda digelar pada Jumat (28/2/2025) tepatnya di Masjid Syah Mahmuddin
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemantauan hilal di Kota Samarinda digelar pada Jumat (28/2/2025) tepatnya di Masjid Syah Mahmuddin atap Hotel Five Premiers Jalan Bhayangkara, Kota Samarinda, Lantai 11.
Rukyatul hilal dihadiri pihak Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda, BMKG (Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika) selaku lembaga yang kompeten untuk mengoperasikan alat pemantauan hilal juga turut diundang.
Serta beberapa pihak dari ormas keagamaan dan masyarakat serta awak media juga hadir dalam pemantauan hilal penentuan 1 Ramadan 1446 Hijriyah.
Baca juga: Jembatan Mahakam I Kembali Dibuka, Ini Alasan Polresta Samarinda
Kepala Bidang Bimas Islam Kemenag Provinsi Kaltim, Maslekhan berujar bahwa dalam pemantauan nampak hilal telah 3 derajat dan ini juga hasil dari informasi data BMKG Samarinda.
“Pantauan di Samarinda, bahwa posisi hilal secara hitungan sudah tinggi, tetapi posisinya tidak merata, menurut informasi BMKG sudah 3 derajat,” tegasnya.
Hal ini juga ditegaskannya bahwa akan dilaporkan ke pemerintah pusat untuk menjadi bahan dalam sidang isbat yang saat ini diselenggarakan.
Tentunya, 1 Ramadan juga ditetapkan menurut hasil kesepakatan Menteri Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) pada tahun 2021 lalu, bahwa kriteria ketinggian hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
“Kita akan laporkan ke pemerintah pusat, rukyatul hilal ini dalam rangka melaksanakan tugas. Penentuan akan ditentukan dalam kesepakatan bersama MABIMS, jadi ini satu kesatuan, ada beberapa persyaratan terpenuhi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Maslekhan juga mengatakan seandainya hasil penglihatan dari Sabang–Merauke ada terlihat dengan ketinggian yang sama dan disepakati sesuai MABIMS tentu semua akan diputuskan dalam sidang isbat yang digelar Kemenag RI di Jakarta.
“Jika kelihatan maka keputusan tetap di pemerintah pusat karena kita juga dalam kesatuan Negara Indonesia, tak bisa sendiri–sendiri, maka pemerintah pusat yang akan menentukan,” tegasnya.
Turut menambahkan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto BMKG Samarinda Riza Arian Noor saat rukyatul hilal, bahwa data yang diberikan sudah tampak hilal berada di ketinggian 3 derajat.
“Kami memberikan informasi terkait pemantauan hilal, dan tingkat ketinggian hilalnya 3 derajat. azimuth bulan 2,63 dan waktu mengamati objek hilal selama 19 menit, kita arahkan melalui data–data kita untuk kegiatan Rukyatul Hilal hari ini,” terangnya.
Laporan kegiatan Rukyatul Hilal di Samarinda segera dilaporkan untuk sidang isbat di Jakarta agar masyarakat juga mengetahui kapan awal Ramadan akan dimulai.
“Ya ada ketentuan dasar MABIMS, kita tunggu sidang isbat. Ada hisab juga. Awal Ramadan kita tunggu keputusannya,” pinta Riza.
Terkait obstacle dalam pemantauan hilal di Samarinda juga ada beberapa rintangan objek planet lain dan beberapa awan yang menyelimuti langit Kota Tepian.
| Lelang Kendaraan Dinas Pemkot Samarinda Lampaui Ekspektasi, Aset “Tak Layak Pakai” Hasilkan PAD |
|
|---|
| Samarinda Siapkan Konektivitas IKN, Usulkan Jalan hingga Wisata Terintegrasi |
|
|---|
| SDN 008 Palaran dan SDN 002 Samarinda Kampiun Sepakbola Putri Junior Milklife Soccer Challenge |
|
|---|
| Walikota Samarinda Andi Harun Imbau Warga Hemat BBM Usai Kenaikan Harga Non-Subsidi |
|
|---|
| Lapas Narkotika Samarinda Komitmen Zero HALINAR hingga Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250228_pantau-hilal.jpg)