Kamis, 4 Juni 2026

Berita Nasional Terkini

PT Sritex Resmi Tutup, 10.965 Buruh Kena PHK, Hari Terakhir Kerja Karyawan hanya Saling Ucap Salam

PT Sritex bangkrut, 10.965 buruh kena PHK, hari terakhir kerja karyawan hanya saling ucap salam.

Tayang:
KOMPAS.com/Romensy Augustino
SRITEX BANGKRUT - Sejumlah karyawan Sritex saat berfoto bersama di kawasan PT. Sritex, Jumat (28/2/2025). PT Sritex bangkrut, 10.965 buruh kena PHK. Hari ini merupakan hari terakhir kerja, karyawan hanya saling ucap salam, Jumat (28/2/2025).(KOMPAS.com/Romensy Augustino) 

TRIBUNKALTIM.CO – PT Sritex bangkrut, 10.965 buruh kena PHK, hari terakhir kerja karyawan hanya saling ucap salam.

Hari ini, Jumat (28/2/2025) ini adalah hari terakhir bagi buruh bekerja di PT Sri Rejeki Isman (Sritex).

Mereka tetap datang ke perusahaan yang berada di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Mereka menghadiri acara perpisahan antarkaryawan.

Baca juga: Bos Sritex Sebut Permendag 8/2024 Biang Kerok Lesunya Industri Tekstil, Menteri Perdagangan Bereaksi

Ribuan pekerja berkumpul di kawasan PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Sukoharjo pada Jumat (28/2/2025) pagi.

Namun, mereka datang bukan untuk bekerja, melainkan menghadiri acara perpisahan antar karyawan setelah resmi terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Suasana haru terasa ketika para pekerja beramai-ramai meneriakkan kata "lulus" saat meninggalkan gerbang utama pabrik tekstil terbesar di Indonesia tersebut.

Beberapa dari mereka bahkan mencorat-coret seragam kerja dengan tanda tangan dan nama masing-masing sebagai kenang-kenangan.

"Hari ini cuma acara perpisahan saja. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sudah kemarin. Sudah tidak ada yang bekerja hari ini," ujar Wagiyem, seorang karyawan Sritex Weaving IV Operator.

Wagiyem, yang telah bekerja selama 28 tahun di Sritex, mengungkapkan bahwa pihak perusahaan telah berjanji akan memenuhi seluruh hak karyawan.

Jaminan Hari Tua (JHT) dijadwalkan cair pada Maret 2025, sementara pesangon menunggu aset perusahaan terjual.

"Alhamdulillah hak-hak dikasihkan tetapi masih menunggu. Diusahakan JHT cair bulan Maret 2025 ini. Kalau pesangonnya masih nanti. Hak-hak karyawan semua dibagikan," tambahnya. 

Hal serupa disampaikan oleh Karwi Mardiyanto (45), seorang karyawan yang sudah bekerja selama 17 tahun di Sritex.

Ia mengatakan bahwa perpisahan ini menjadi momen terakhir bersama rekan-rekannya di kawasan pabrik. 

"Ini hanya perpisahan saja. Sudah tidak ada aktivitas sama sekali di dalam. Terakhir kerja kemarin," ujarnya. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved