Rabu, 20 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

Polda Kaltim Perketat Pengawasan di Pasar untuk Cegah Spekulan Sembako

Untuk mencegah penimbunan bahan pokok menjelang Ramadhan, Polda Kaltim terus memantau ketersediaan bahan pangan dan sumber energi

Tayang:
Penulis: Mir | Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.co/Muhammad Ridwan
PANTAU PASAR - Ilustrasi pedagang pasar. Untuk mencegah penimbunan bahan pokok menjelang Ramadhan, Polda Kaltim terus memantau ketersediaan bahan pangan dan sumber energi (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Untuk mencegah penimbunan bahan pokok menjelang Ramadhan, Polda Kaltim terus memantau ketersediaan bahan pangan dan sumber energi.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, menyatakan bahwa ketersediaan bahan pangan menjadi salah satu perhatian utama selama bulan Ramadhan. 

"Ketersediaan bahan pangan ini tentu kita pantau terus selama Ramadhan," ujarnya, Senin (3/3/2025). 

Dalam pemantauan tersebut, Polda Kaltim memaksimalkan Satuan Tugas (Satgas) Pangan dan berkoordinasi secara intensif dengan dinas-dinas terkait.

Baca juga: Polres Paser Bekuk Pelaku Penimbunan BBM Subsidi Ilegal di Kuaro, Belasan Jeriken Diamankan 

Langkah ini bertujuan untuk mencegah terjadinya spekulan di pasar dan memastikan ketersediaan bahan pangan serta sumber energi yang cukup.

"Dari Polda Kaltim melakukan pemantauan ini juga untuk mencegah terjadinya spekulan di pasar dan lain sebagainya," tegas Kombes Pol Yuliyanto.

Diberitakan sebelumnya, menjelang Ramadhan 1446 H, harga sejumlah bahan pokok di Balikpapan mengalami kenaikan, terutama gula dan cabai rawit.

Demikian diketahui berdasarkan pemantauan Satgas Pangan Polresta Balikpapan di Pasar Baru dan Pasar Klandasan. 

Dimana Harga gula naik dari Rp18 ribu menjadi Rp19.500 per kilogram akibat meningkatnya daya beli masyarakat.

Sementara cabai rawit naik dari Rp80 ribu menjadi Rp90 ribu per kilogram karena berkurangnya pasokan. 

Baca juga: Polsek Loa Janan Kukar Bongkar Penimbunan 450 Liter Pertalite, Seorang Warga Samarinda Ditangkap

Meski demikian, situasi pasar diklaim masih terpantau aman tanpa keluhan dari masyarakat.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aksi borong guna menghindari lonjakan harga yang lebih tinggi. (Mohammad Zein Rahmatullah)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved