Kamis, 23 April 2026

Berita Mahulu Terkini

TMMD ke 123 di Kampung Laham Mahulu, Harapan Akses Jalan Lebih Baik Bagi Warga

TMMD ke-123 yang berlangsung di Kampung Laham, Kecamatan Laham, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI
TMMD DI MAHULU - Suasana pelaksanaan TMMD di Kampung Laham, Kecamatan Laham, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur. Dengan adanya TMMD ke-123, masyarakat Kampung Laham berharap akses jalan yang lebih baik dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian mereka, terutama bagi para petani dan peladang. (TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI) 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 yang berlangsung di Kampung Laham, Kecamatan Laham, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Provinsi Kalimantan Timur mendapat dukungan penuh dari masyarakat adat. 

Petinggi Kampung Laham, Petrus Juk, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan program ini yang dinilai memberikan manfaat besar bagi aksesibilitas warga.  

"Oke, terima kasih. Kami sebagai masyarakat adat, kalau berbicara adat, masyarakat adat Kampung Laham ini sangat-sangat berterima kasih dan sangat mendukung adanya kegiatan TMMD ini," katanya saat ditemui TribunKaltim.co, Kamis (6/3/2025). 

Menurutnya, program TMMD menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses ladang dan perkebunan, terutama saat musim hujan.  

Baca juga: Dorong TMMD Dilaksanakan di Long Apari, Ketua DPRD Mahulu: Infrastruktur Bergantung pad Kondisi Alam

"Dengan adanya program ini, akses jalan masyarakat menuju ke ladang, perkebunan, dan kelompok tani yang ada menjadi lebih baik," ucapnya.  

Ia menambahkan, Kampung Laham memiliki banyak kelompok tani yang lahannya berada di jalur yang saat ini tengah disemenisasi oleh TMMD.

Perbaikan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian warga.  

"Selama ini, kalau musim kering, masyarakat masih bisa ke ladang dengan nyaman. Tapi kalau hujan, jalannya licin dan becek, bahkan tidak bisa dilewati sama sekali," ungkapnya.  

Baca juga: Pjs Bupati Kukar Terima Kunker Penanggung Jawab Operasional TMMD di Kertabuana Tenggarong Seberang

Ia juga membagikan pengalamannya sendiri saat menuju lahannya dengan kendaraan pribadi.  

"Saya sendiri kalau ke sana bawa mobil, kadang harus kembali karena jalannya tidak memungkinkan. Tidak mitos, ini kenyataan," ucapnya.  

Ia berharap program TMMD bisa terus dilaksanakan setiap tahun, mengingat besarnya dampak yang dirasakan oleh masyarakat.  

"Saya tadi gurau-gurau dengan Pak Dandim, kalau bisa setiap tahun ada TMMD, karena kami sangat mendukung," ujarnya sambil tersenyum.  

Ke depan, pihaknya juga akan terus mengusulkan perbaikan jalan di titik-titik rawan, termasuk di kawasan perbukitan yang sulit dijangkau.  

"Kami tetap mengusulkan perbaikan jalan dari berbagai jalur, termasuk aspirasi dewan. Misalnya di tempat-tempat yang rawan, walaupun semenisasi dilakukan secara bertahap, yang penting bisa dilewati," tuturnya.  

Baca juga: Satgas TMMD Kodim 0904/Paser Bersama Warga Sterilkan Sungai Setiu dari Sampah 

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Gunung Lajau, yang selama ini menjadi tantangan bagi masyarakat setempat.  

"Syukurlah dengan TMMD ini, kami bisa meminta agar satu gunung yang rawan itu bisa dijangkau dan dilakukan semenisasi," pungkasnya.  

Dengan adanya TMMD ke-123, masyarakat Kampung Laham berharap akses jalan yang lebih baik dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian mereka, terutama bagi para petani dan peladang. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved