Berita Kukar Terkini
Opsi Kucuran Efisiensi APBD untuk Pemungutan Suara Ulang Pilkada Kukar 2025
Pemkab Kukar terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan (PSU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2025 di Kutai Karatanegara.
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan (PSU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2025 di Kutai Karatanegara, Kalimantan Timur.
Salah satunya terkait skema alokasi anggaran untuk mendukung pelaksanaannya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan pendanaan PSU akan diupayakan melalui efisiensi anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kukar.
Pertimbangan opsi ini merujuk hasil rapat koordinasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang meminta anggaran PSU bersumber dari pos APBD.
Baca juga: Pendaftaran Calon Pengganti Edi Damansyah untuk PSU Pilkada Kukar 2024 Segera Dibuka, Jadwal KPU
"Diberi arahan khususnya yang berkenaan dengan penganggaran itu diharapkan setiap daerah menganggarkan sendiri dengan anggaran yang sudah ada berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT)," kata Sunggono, Jumat (7/3/2025).
Lebih jelas, jika anggaran dari BTT kurang, maka alokasi pendanaan PSU bisa merogoh anggaran dari efisiensi yang tersedia.
"Kukar sendiri sepertinya menggunakan anggaran yang berasal dari efisiensi, karena BTT kita tidak mencukupi," ungkap Sunggono.
Adapun untuk tahapan PSU, pihaknya masih menunggu secara pasti dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar.
Baca juga: Hasil Survei PSU Pilkada Kukar 2024, Sosok Pengganti Edi Damansyah dan Elektabilitas Rendi Solihin
Meski kemungkinan menggunakan anggaran dari efisiensi, Sunggono menegaskan bahwa Kukar siap melaksanakan PSU dengan anggaran yang berasal dari APBD.
"Intinya Kukar siap melaksanakan PSU dengan anggaran yang berasal dari APBD," pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.