Rabu, 15 April 2026

Ramadhan 2025

Ramadhan Bagi Gusti Sarah Octavia, Kuliner dan Tradisi Berburu Takjil

Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat ramai membeli takjil sambil berjalan-jalan bersama teman atau keluarga

|
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
KULINER RAMADHAN - Gusti Sarah Octavia, seorang mahasiswa, lebih menyukai makanan berat untuk berbuka puasa dibandingkan kue-kue kecil. Kamis (6/3/2025). Salah satu favoritnya adalah bingka ketan, namun kue tersebut cukup sulit ditemukan di luar bulan Ramadhan. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Berbagai macam kegiatan khas muncul saat bulan suci Ramadhan, termasuk dalam dunia kuliner.

Beberapa makanan dan minuman tertentu kerap hadir secara sporadis hanya pada bulan ini, terutama takjil yang mudah ditemukan di Pasar Ramadan atau di tenant-tenant pinggir jalan.  

Beragam pilihan tersedia, mulai dari aneka kue, makanan berat, hingga minuman segar.

Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat ramai membeli takjil sambil berjalan-jalan bersama teman atau keluarga.  

Gusti Sarah Octavia, seorang mahasiswa, mengaku lebih menyukai makanan berat untuk berbuka puasa dibandingkan kue-kue kecil.  

Baca juga: 7 Ide Takjil Buka Puasa yang Enak dan Menyegarkan, Cocok untuk Jualan di Bulan Ramadhan 2025

"Lebih suka yang ke nasi-nasian, kaya makanan berat gitu, karena kalau kue biasa itu nanti cepat kenyang. Aku lebih suka makan yang berat, contohnya lalapan," ujarnya Kamis (6/3/2025).

Untuk takjil, ia mengungkapkan kegemarannya pada makanan berbahan dasar kentang.  

"Kalo misalnya takjil-takjil itu, paling suka bingka kentang," katanya.  

Makanan tradisional Kalimantan ini memang memiliki banyak peminat, termasuk di Balikpapan, karena rasanya yang autentik.  

Sarah juga menyebut bahwa bingka kentang selalu menjadi menu wajib saat berbuka di rumahnya.  

"Emang suka aja, bingka kentang sama roti pisang itu. Emang selalu ada dan wajib ada. Terus tempat belinya juga di sekitar rumah, udah langganan karena enak juga," tambahnya.  

Bulan Ramadhan menjadi momen istimewa, terutama bagi para pedagang musiman yang hanya berjualan di bulan ini.

Selain untuk mencari berkah, mereka juga memanfaatkannya sebagai sumber pendapatan tambahan.  

Pelanggan setia biasanya sudah memahami pola penjualan ini. Ketika Ramadhan tiba, mereka langsung berburu jajanan favorit karena makanan tersebut sulit ditemukan diluar bulan puasa.  

"Jujur susah nyari kalau bukan Ramadhan. Kalau aku tipikal yang kalau sudah dapat yang enak tuh, gak suka nyicip di tempat lain karena tempat dekat rumah ini jualannya pas Ramadan doang," ungkapnya.  

Baca juga: 5 Resep Takjil Viral yang Cocok untuk Buka Usaha di Ramadhan 2025, Mudah Dibuat dan Enak

Ketika keinginan makan bingka kentang muncul di luar Ramadhan, Sarah mencoba membeli di tempat lain, tetapi menurutnya rasanya tidak sebanding dengan langganannya.  

"Coba beli tempat lain, tapi mungkin rasanya gak seenak yang dekat rumah ini," katanya.  

Selain makanan, Sarah juga menyukai minuman segar untuk berbuka puasa.  

"Aku kalau minuman lebih suka es teler, karena es teler dalamnya itu udah banyak, kaya alpukat, ada kelapanya, ada nata de coco-nya," ujarnya.  

Saat membeli takjil, Sarah tidak hanya membeli untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk keluarganya.  

"Buat sekeluarga, bingka kentang sekeluarga suka semuanya," katanya.  

Untuk takjil, ia biasanya menghabiskan sekitar Rp50 ribu, tergantung jumlah yang ingin dibeli pada hari itu.  

"Kalau budget mungkin sekitar Rp50 ribu kali ya, tergantung juga sih, hari itu pengennya banyak atau enggak. Tapi rata-rata Rp50 ribu," jelasnya.  

Menjelang berbuka puasa, banyak masyarakat yang melakukan "war takjil" atau berburu takjil sambil berjalan-jalan di sore hari.  

"Aku biasa sendiri atau sama keluarga, sama mama, kakak. Kalau sama teman jarang," katanya.

Tak hanya umat Muslim, masyarakat non-Muslim juga sering ikut membeli takjil saat Ramadan, mengingat banyaknya pilihan kue dan minuman yang tersedia.  

"Aku nanggepinnya itu gak papa, kaya lucu gitu, saling toleransi juga kan. Karena gak mungkin dia beli terus sampai ngehabisin, aku belum pernah lihat. Fun-fun aja, nganggep hiburan," tutupnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved