Daftar PSU Pilkada Kukar
Profil Aulia Rahman Basri Pengganti Edi Damansyah, Maju PSU Pilkada Teruskan Visi Kukar Idaman
Nama Aulia Rahman Basri akhirnya terpilih sebagai pengganti Edi Damansyah yang didiskualifikasi Mahkamah Konstitusi
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Nama Aulia Rahman Basri akhirnya terpilih sebagai pengganti Edi Damansyah yang didiskualifikasi Mahkamah Konstitusi (MK) dari kandidat calon Bupati Kutai Kartanegara (Kukar).
Kemesraan politik antara Aulia Rahman Basri - Rendi Solihin sudah lama terbangun.
Bahwa Aulia Rahman Basri sudah banyak membantu Edi Damansyah, sehingga urusan terkait birokrasi pemerintahan Pemkab Kukar juga telah terkoneksi dengan Rendi Solihin.
Sehingga ketika ada pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) sesuai perintah MK, tidak mencuat perdebatan, justru mengkonsolidasikan untuk tetap melanjutkan Kukar Idaman.
Baca juga: BREAKING NEWS: Paslon Aulia-Rendi Siap Bertarung di PSU Pilkada Kukar 2025, Daftar Hari Ini
Aulia Rahman Basri sendiri bukanlah sosok baru di Kukar, ia merupakan putra asli daerah yang lahir di Kota Bangun bagian Hulu di Kukar pada 23 Agustus 1985.
Ia pernah menjabat sebagai Direktur RS Dayaku Raja Kota Bangun. Dengan membawa berbagai inovasi di bidang kesehatan yang diusung inklusif dan terintegrasi dengan fasilitas kesehatan (Faskes) Puskesmas.
Seperti rumah sakit tanpa telapak pertama di Indonesia, menerapkan konsep tanpa layanan kelas, serta pengadaan rumah singgah bagi pasien yang berasal dari wilayah terpencil seperti Muara Muntai dan wilayah hulu lainnya.
Dalam riwayat pendidikan, Aulia Rahman Basri mulai menempuh sekolah di SD 003 Kota Bangun, kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Kota Bangun dan SMUN 8 Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim).
Aulia Rahman Basri turut menyelesaikan pendidikan sarjana untuk meraih gelar dokter. Setelah lulus, dirinya melanjutkan pendidikan pascasarjana di bidang Magister Administrasi Rumah Sakit di Fakultas Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan.
Selain menekuni di dunia kesehatan, Aulia Rahman Basri juga berkecimpung dalam dunia usaha. Pengalaman itu lantas mengantarnya untuk menduduki jabatan sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kukar.
Baca juga: Hasil Survei PSU Pilkada Kukar 2024, Sosok Pengganti Edi Damansyah dan Elektabilitas Rendi Solihin
Sementara di bidang politik, posisinya tercanang sebagai Wakil Ketua DPC PDI-P Kukar.
Peran strategis tersebut disinyalir menjadi modal kuat dirinya terusung dalam pelaksanaan PSU Pilkada Kukar 2025.
Aulia Rahman Basri menegaskan, bahwa dirinya bukanlah sosok yang baru muncul di tengah jalan. Melainkan sudah terlibat sejak awal dalam perumusan visi-misi Kukar Idaman.
Sebagai putra asli daerah Kukar, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mengembangkan daerahnya. Supaya cita-cita pembangunan Kukar tetap sejalan dengan harapan masyarakat.
"Saya besar di sini, darah Kutai mengalir dalam diri saya. Saya menempuh pendidikan hingga ke luar pulau tepatnya di Universitas Hasanudin, bukan sekadar mencari ilmu, tetapi untuk kembali dan membangun daerah yang saya cintai ini," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250311_Profil-Aulia-Rahman-Basri.jpg)