Jumat, 17 April 2026

Berita Kaltim Terkini

Waspada Banjir Longsor Maret 2025 di Kaltim, BPBD Berikan Cara Antisipasi Dini

Terdapat 5 wilayah di Indonesia memiliki tingkat kerawanan tinggi terjadi banjir dan longsor akibat curah hujan tinggi.

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA
WASPADA BENCANA ALAM - Potret banjir di kawasan Bengkuring, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kaltim pada 28 Januari 2025. BPBD Kaltim arahkan warga lakukan beberapa langkah pencegahan, Selasa (11/3/2025). Melalui sinergi antarinstansi dan peningkatan kesiapsiagaan, diharapkan dampak bencana dapat diminimalisasi sehingga keselamatan masyarakat tetap terjaga. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi bencana banjir dan tanah longsor yang berisiko terjadi pada Maret 2025 di sejumlah wilayah Indonesia.

Didukung data hasil analisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat 5 wilayah di Indonesia memiliki tingkat kerawanan tinggi terjadi banjir dan longsor akibat curah hujan tinggi.

Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) juga termasuk dalam lima provinsi dengan tingkat kerawanan tinggi terjadinya banjir dan longsor bersama Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan dan Papua.

Menindaklanjuti hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim segera mengambil langkah antisipatif dengan menyampaikan surat peringatan dini ke seluruh kabupaten dan kota di Bumi Mulawarman ini.

Baca juga: Solusi Banjir, DPRD Balikpapan Dukung Rencana Pemkot Bangun Bendali

"Langkah ini penting karena Kaltim masuk dalam lima provinsi dengan potensi banjir dan longsor yang cukup tinggi," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Agus Tianur.

BANJIR DI BALIKPAPAN - Sejumlah warga berusaha melintasi genangan air yang merendam Gang Mufakat 1, Kelurahan Damai Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat (7/3/2025) pagi. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)
BANJIR DI BALIKPAPAN - Sejumlah warga berusaha melintasi genangan air yang merendam Gang Mufakat 1, Kelurahan Damai Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat (7/3/2025) pagi. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)

Selain surat edaran, BPBD Kaltim juga melakukan beberapa upaya antisipasi dini, yakni sebagai berikut:

  • Pemantauan informasi cuaca secara berkala;
  • Optimalisasi kesiapsiagaan masyarakat;
  • Pengecekan jalur evakuasi;
  • Cek lokasi pengungsian;
  • Evaluasi kebutuhan warga di setiap daerah berdasarkan rencana kontingensi yang telah disusun.

Selain itu, pihaknya juga rutin melakukan koordinasi dengan dinas terkait di tingkat daerah dan mendorong penyebarluasan informasi peringatan dini melalui media sosial, cetak dan elektronik.

"Pastinya juga berkolaborasi dengan organisasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap ancaman bencana," ucap Agus Tianur.

Baca juga: BREAKING NEWS: Balikpapan Dikepung Banjir, Warga Diimbau Waspada

Di sisi mitigasi, lanjutnya, BPBD Kaltim mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah pencegahan.

Seperti membersihkan saluran air, naturalisasi sungai, penanaman vegetasi berakar kuat hingga pembangunan dinding penahan tanah guna mengurangi risiko longsor dan banjir.

"Melalui sinergi antarinstansi dan peningkatan kesiapsiagaan, diharapkan dampak bencana dapat diminimalisasi sehingga keselamatan masyarakat tetap terjaga," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved