Senin, 13 April 2026

Berita Bontang Terkini

Polisi Terus Selidiki Dugaan Penganiayaan di Lapas Bontang, Kalapas Segera Dipanggil

Polisi terus selidiki dugaan penganiayaan di Lapas Bontang, kalapas bakal dimintai keterangan dalam waktu dekat.

Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Muhammad Ridwan
DUGAAN PENGANIAYAAN - Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Hari Supranoto saat ditemui di sela kegiatannya di Mapolres Bontang, 23 Oktober 2024. Ia mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan penyelidikan terkait dugaan penganiayaan terhadap warga binaan Lapas IIA Bontang, Fa alias Daus, yang meninggal di RSUD Bontang pada Senin (10/3/2025) lalu.(TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN) 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Polres Bontang terus melakukan penyelidikan dugaan penganiayaan terhadap warga binaan Lapas IIA Bontang, Fa alias Daus, yang meninggal di RSUD Bontang pada Senin (10/3/2025) lalu.

Polisi dalam waktu dekat akan memanggil Kepala Lapas IIA Bontang, Suranto, untuk dimintai keterangan.

Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Hari Supranoto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada 10 saksi yang diperiksa.

Mereka terdiri dari dua warga binaan rekan Daus, serta delapan lainnya yang merupakan petugas lapas dan tenaga medis.

Baca juga: Polres Bontang Amankan Pelaku Curanmor, Curi 20 Motor dalam Dua Bulan

Lanjut Hari mengatakan, keterangan Suranto dibutuhkan untuk melengkapi kepingan puzzle dari dugaan penganiayaan yang terjadi di dalam penjara tersebut.

"Untuk keterangan Kalapas akan kami jadwalkan. Saat ini kami masih menelusuri fakta-fakta yang ada," ujar Hari saat dihubungi, Minggu (16/3/2025).

Ia menegaskan bahwa penyelidikan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. 

Baca juga: Polres Bontang Ancam Tahan Motor Selama 3 bulan bagi Pelaku Balap Liar

Semua pihak yang diperiksa masih berstatus saksi.

Terkait materi pemeriksaan, Hari enggan membeberkan secara rinci lantaran berkaitan dengan kepentingan penyelidikan.

"Materi pemeriksaan seputar kejadian. Kami juga melihat rekaman CCTv dan lain-lain. Yang jelas kami terus bekerja. Ke depan akan ada tambahan saksi termasuk Kalapas," tuturnya.(*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved