Berita Samarinda Terkini
Pemkot Samarinda Akan Lengkapi Fasilitas Penunjang Rest Area di Sungai Siring, Ada Mushola
Rencananya, rest area ini akan dikembangkan sebagai integrated rest area yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana membangun rest area atau tempat istirahat di kawasan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara.
Lokasi rest area ini direncanakan berada di area kosong milik Pemkot di sisi kiri dan kanan jalan utama menuju Kota Bontang, tepat setelah Bandara APT Pranoto dari arah Kota Samarinda.
Rencananya, rest area ini akan dikembangkan sebagai integrated rest area yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang.
Baca juga: Larang Pungutan Acara Perpisahan Sekolah, Disdikbud Samarinda Ancam Beri Sanksi Jabatan
Pembangunan rest area akan dibagi menjadi tiga zona, yakni Minimarket, UMKM, dan Exiting Area bagi pengunjung atau pengendara yang ingin bersantai sambil beristirahat
Walikota Samarinda, Andi Harun menjelaskan bahwa dalam rapat pemaparan desain rencana pembangunan rest area tersebut, dirinya meminta agar fasilitas di dalamnya lebih diperhatikan.
Salah satu permintaan yang ia sampaikan adalah penambahan mushola, mengingat dalam desain awal yang dipaparkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), fasilitas tersebut belum tercantum.
"Saya minta untuk ditambahkan pembangunan mushola. Sebab desain yang dipaparkan PUPR belum ada mushola. Semuanya sudah oke sih prinsipnya dan sudah disetujui. Tinggal ditambah saja desain untuk mushola," ujar Andi Harun (19/3) malam.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa rest area nantinya harus dilengkapi dengan toilet yang layak untuk pria dan wanita, serta mushola agar bisa dimanfaatkan oleh pengunjung.
Lebih dari sekadar tempat singgah, ia berharap rest area ini juga bisa menjadi spot foto yang menarik bagi pengendara yang melintas di jalur Bontang-Samarinda.
Untuk saat ini, anggaran pembangunan masih dalam tahap penyusunan karena perencanaan masih berfokus pada desain. Pemkot menargetkan pembangunan rest area ini dapat dimulai pada tahun ini guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
“Untuk anggaran belum dan masih disusun karena kita masih bicara soal desain,” pungkas Andi Harun. (*)
| Pemkot Samarinda Uji Sistem WFH ASN, Dikembangkan Cepat dalam 2 Minggu |
|
|---|
| Tutup Celah Pelanggaran WFH, Walikota Samarinda Ajak Masyarakat Turut Awasi Disiplin ASN |
|
|---|
| Isi APBD Kaltim Dibongkar dalam Dialog Publik Bersama, Anggota DPRD: Uang Rakyat Kok Dirahasiakan |
|
|---|
| Irigasi Rusak Puluhan Tahun, Petani Betapus Samarinda Hanya Panen 4–5 Ton |
|
|---|
| WFH di Samarinda Hemat hingga Rp 70 Juta, Dishub: Pegawai Wajib tak Bawa Kendaraan BBM Setiap Jumat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250320_rapat-perencanaan-pembangunan-rest-area.jpg)