Jumat, 5 Juni 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Jumlah Penumpang Pesawat di Samarinda Menurun dan Transportasi Kapal Justru Melonjak

Penumpang harian melalui bandara yang berada di Jalan Poros Samarinda-Bontang itu bisa mencapai sekitar 3.000 orang per hari. Kini menjadi 1.500 orang

Tayang:
Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO
MUDIK LEBARAN - Suasana mudik di Pelabuhan Samarinda Kalimantan Timur. Ratusan pemudik telah diberangkatkan menuju Parepare para Rabu (20/3/2025) kemarin.(TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Efisiensi anggaran yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 01 tahun 2025 diklaim menyebabkan penurunan jumlah penumpang harian yang bepergian dari dan menuju Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Sebagaimana diketahui pemangkasan terbesar dalam efisiensi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) diberlakukan untuk perjalanan dinas.

Kepala Bandara APT Pranoto Samarinda, Maeka Rindra Hariyanto mengatakan sebelum efisiensi penumpang harian melalui bandara yang berada di Jalan Poros Samarinda-Bontang itu bisa mencapai sekitar 3.000 orang per hari. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Landa Permukiman di Samarinda Seberang, Warga Padati Lokasi Kejadian 

Namun saat ini jumlah penumpang tersebut menurun menjadi sekitar 1.500 orang per hari. 

"Pergerakan penumpang harian terjadi penurunan. Tapi kita harus hitung dulu penurunannya berapa persen," jelas Maeka. Alhasil saat ini pergerakan sejumlah maskapai dari dan ke APT Pranoto juga dikatakannya berkurang.

"Misal ada yang biasa 3 kali, sekarang hanya 2 kali sehari dengan total penumpang 180 orang sekali berangkat. Jadi hanya ada 360 penumpang per hari," bebernya.

Kendati demikian pihaknya berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui Bandara APT Pranoto.

Dalam waktu dekat pihaknya bersama stakeholder terkait akan menyediakan posko untuk memastikan kelancaran operasional selama mudik lebaran 2025.
Dikonfirmasi terpisah, Plt. Dinas Perhubungan Kaltim, Irhamsyah menegaskan sejatinya efisiensi hanya untuk perjalanan dinas di lingkup pemerintahan.

Oleh sebab itu seharusnya tidak berdampak apapun pada perjalanan masyarakat umum.

"Kami belum memastikan apakah memang terjadi penurunan penumpang di Bandara APT. Cuma pastinya efisiensi harusnya tidak memengaruhi perjalanan masyarakat," singkat Irhamsyah.

ILUSTRASI- BANDARA APT PRANOTO - Aktivitas di Terminal Bandara APT Pranoto Samarinda Kalimantan Timur pada momen mudik lebaran di awal bulan April 2024.
ILUSTRASI- BANDARA APT PRANOTO - Aktivitas di Terminal Bandara APT Pranoto Samarinda Kalimantan Timur pada momen mudik lebaran di awal bulan April 2024. (TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Tiket Kapal Lebih Murah

Kondisi sebaliknya terlihat di Pelabuhan Samarinda di jalan Yos Sudarso terlihat mulai meningkat. Ratusan pemudik telah diberangkatkan menuju Parepare para Rabu (20/3/2025) kemarin. 

Para pemudik mengaku menggunakan transportasi kapal laut ini lantaran lebih murah dan tidak ribet pada saat membawa barang yang lebih banyak, ketimbang harus mengunakan transportasi jenis lainnya. 

Salah satu penumpang bernama Solihin (43) yang pulang ke daerah Parepare menyampaikan rasa bahagia bisa pulang kampung setelah enam tahun merantau di Samarinda.

"Saya asal dari Parepare, memang mau pulang kampung sama anak istri. Sudah enam tahun saya di Samarinda belum pulang-pulang. Kalau naik kapal (harga tiket) lebih murah, barang bawaan juga bisa lebih," ujarnya. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved