Kamis, 28 Mei 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Cegah Over Kapasitas, Penumpang Kapal di Samarinda Diminta Beli Tiket di Dermaga

Penjualan tiket kapal tradisional masih dilakukan di atas kapal. Hal ini menyebabkan terjadinya kelebihan penumpang dan dapat membahayakan keselamatan

Tayang:
Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Nur Pratama
HO Dishub Samarinda
TRANSPORTASI SUNGAI - Ilustrasi keberangkatan speedboat di Dermaga Samarinda. Calon penumpang yang menggunakan moda transportasi sungai dapat membeli tiket kapal di terminal Dermaga Samarinda Ulu," ujar Irhamsyah.(HO Dishub Samarinda) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sama seperti armada laut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Timur (Kaltim) memprediksi akan terjadi peningkatan sebesar 5 sampai 10 persen untuk penumpang untuk moda transportasi sungai di Dermaga Samarinda Ulu pada mudik lebaran 2025 ini.

Memang menjelang puncak mudik libur lebaran tahun ini sebagian besar masyarakat yang tinggal di Kota Samarinda masih memilih pulang kampung dengan menggunakan kapal taksi.

Saat ini terdapat kapal taksi yang berada di Dermaga Samarinda Ulu atau Dermaga Sungai Kunjang memiliki rute Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Barat hingga ke Kabupaten Mahakam Ulu.

Baca juga: Pemkot Samarinda Kejar Target PAD, Kantin Sekolah Dikenakan Retribusi, Target Rp 500 Juta per Tahun

Namun Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dishub Provinsi Kaltim, Irhamsyah, mengatakan dalam ramp check pada H-10 mudik lebaran menemukan penjualan tiket kapal tradisional masih dilakukan di atas kapal.

Hal itu menurutnya cukup riskan menyebabkan terjadinya kelebihan penumpang, terlebih operator kapal sering mengambil penumpang cabutan di tengah perjalanan.

"Makanya akan dibenahi dan kita imbau calon penumpang yang menggunakan moda transportasi sungai dapat membeli tiket kapal di terminal Dermaga Samarinda Ulu," ujar Irhamsyah.

Dia mengatakan idealnya setiap kapal memiliki kapasitas 85 sampai 100 penumpang. "Makanya kita sudah memastikan antara penumpang dan kapasitas kapal serta ketersediaan alat keamanan harus seimbang," katanya lagi.

Irhamsyah menerangkan saat ini sudah ada wacana bersama Dishub Kota Samarinda untuk kegiatan pembelian tiket dilakukan di dermaga guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

Ia menuturkan apabila ternyata kapal-kapal tersebut juga mengambil penumpang yang ada di pelabuhan rakyat pinggir sungai, maka pihak kapal menyatakan diri siap menanggung konsekuensinya.

"Sebab yang terpenting ketika kapal itu beranjak dari dermaga, yang harus dipastikan bahwa kapasitas penumpang harus sesuai dengan kapasitas kapalnya," jelasnya.

Namun sebagai mitigasi awal pihaknya juga telah menegaskan agar pemilik kapal menyisakan tempat sebanyak 10 atau 20 persen untuk mengantisipasi adanya penumpanh dari pelabuhan rakyat menuju Mahulu.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved