Sabtu, 18 April 2026

Ramadhan 2025

Merawat Kemabruran Puasa 27 - Dari Wirid ke Warid

Wirid dan warid berasal dari akar kata yang sama, yaitu warada-yaridu, berarti menemukan.

Editor: Syaiful Syafar
TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
NASARUDDIN UMAR - Foto arsip Menteri Agama RI Nasaruddin Umar saat melakukan sesi wawancara khusus di Studio Tribun Network, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2025). TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN 

Allah SWT memberi warid untuk melepaskanmu dari penjara wujud ke alam syuhud (penyaksian). 

Orang-orang yang sudah memperoleh warid dengan sendirinya orang itu memilki kepribadian zuhud, dalam arti tidak lagi akan didikte oleh kepentingan dunia.

Dia sudah diberi kemampuan untuk memilki dirinya sendiri tanpa tergantung kepada kekuatan makhluk.

Baginya, cukup dengan kasih-sayang Allah SWT.

Baca juga: Merawat Kemabruran Puasa 24 - Dari Sugesti Setan ke Sugesti Malaikat

Warid sudah menjadi semacam cahaya Tuhan (Nur Allah) yang memantul dari dalam batin dan pikirannya, sehingga kekuatan itu menjadi perisai terhadap berbagai kemungkaran.

Kalaupun mereka tergelincir, maka secepatnya ia akan mengendalikan diri kembali ke jalan yang benar atau yang lebih benar.

Warid tidak perlu dicari tetapi akan datang dengan sendirinya ketika amalan dan komitmen wirid dan zikir hamba-Nya betul-betul dijalankan secara konsisten.

Berbahagialah orang yang memelihara zikir dan wiridnya. (*)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved