Berita Kaltim Terkini
BMKG Samarinda Sebut Libur Lebaran 2025 Hujan Diprediksi Masih Terjadi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan masih terjadi saat libur Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Samarinda memprakirakan hujan masih terjadi saat libur Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.
Sebagian Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) diprediksi berpotensi mengalami cuaca ekstrim dengan hujan lebat dan banjir rob pada 30-31 Maret 2025.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto BMKG Samarinda, Riza Arian Noor ditemui pada Minggu (30/5/2025), mengatakan hujan masih terjadi terlebih pada musim libur lebaran 2025.
“Prakiraan cuaca di Lebaran Kaltim masih pada musim hujan. Kita kemaraunya di bulan Agustus hingga Oktober, sekarang di daerah utara Kaltim, hingga terjadi Banjir, semoga kita di Samarinda tidak, tetapi tetap waspada,” ucapnya.
Baca juga: Antisipasi Cuaca Ekstrim Berlanjut, PLN Imbau Pelanggan Amankan Instalasi Listrik
Hujan yang turun juga berpotensi disertai petir dan angin kencang.
Sementara pada prakiraan deterministik curah hujan dasarian III Maret (21-31 Maret) 2025, secara umum wilayah Kaltim diprakirakan terjadi curah hujan dengan kategori menengah antara 50-150 mm.
Prakiraan deterministik sifat hujan dasarian III Maret 2025, wilayah Kaltim umumnya diprakirakan memiliki sifat hujan kategori normal antara 85-15 persen hingga di atas normal antara 116-150 persen.
“Hujan juga lumayan lebat berpotensi terjadi dan berlanjut di awal April 2025 ini, kita juga seringkali jika malam terasa pengap ya jika duduk diluar rumah, ini juga tanda bahwa kondisi cuaca sebelum hujan,” ungkapnya.
Diimbau Siaga Banjir Rob
Riza juga menjawab daerah mana saja bagi masyarakat agar waspada saat bepergian di musim Libur Lebaran 2025.
Daerah utara, selatan waspada cuaca ekstrim, sementara pesisir pantai Kaltim dimintanya agar siaga potensi banjir rob yang mungkin terjadi.
Ia berharap masyarakat untuk meningkatkan siaganya, terutama di wilayah pesisir yang berisiko tinggi terdampak banjir rob akibat pasang laut maksimum.
“Daerah utara berpotensi cuaca ekstrim, hujan disertai petir dan angin kencang, kawasan Berau di Kelay serta Kutim di Kongbeng juga saudara–saudara kita sudah terdampak banjir,” ujarnya.
“Begitu juga selatan Kaltim ya daerah Paser hujan, Kubar juga berpotensi hujan. Pesisir yang perlu diwaspadai banjir rob, hujan dan pasang air terakumulasi sehingga timbul banjir rob,” sambung Riza.
BMKG Stasiun Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak signifikan pada masyarakat Kaltim.
| 15 Provinsi dengan Lulusan Perguruan Tinggi Tertinggi, Kaltim Lampaui Rata-rata Nasional |
|
|---|
| 5 Daerah di Kaltim yang Warganya Paling Banyak Lulusan SMP |
|
|---|
| 6 Data Pemeluk Agama di Kalimantan Timur, dari Islam hingga Konghucu |
|
|---|
| POPULER KALTIM: Viral Bungkusan Kuning di Pantai Balikpapan dan Bandara Sepinggan Batasi Operasional |
|
|---|
| Dugaan Kasus Malpraktik Bayi di RSUD AWS Samarinda, DPRD Kaltim Desak Investigasi Menyeluruh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250330-Kepala-Stasiun-Meteorologi-Kelas-III-APT-Pranoto-BMKG-Samarinda-Riza-Arian-Noor.jpg)