Berita Samarinda Terkini
Cuaca Ekstrem Melanda Kaltim, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Pastikan Kesiapan Tim SAR
Sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masih dilanda cuaca ekstrem.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Christnina Maharani
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masih dilanda cuaca ekstrem.
Sepanjang pekan lalu, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang dan kilat.
Alhasil, beberapa wilayah seperti Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur dilanda banjir hingga tinggi muka air (TMA) mencapai 1 sampai 3 meter.
Adapun keadaan cuaca yang ekstem ini telah menjadi atensi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim sejak Januari 2025 lalu.
Baca juga: Wagub Kaltim Seno Aji Soroti Dugaan BBM yang Tidak Sesuai Standar, Pertamina Berikan Klarifikasi
Dalam momentum Lebaran 2025, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk tidak melupakan warga yang saat ini tengah mengalami musibah dan bencana di berbagai wilayah, khususnya korban banjir di Berau dan Kutai Timur.
Berdasarkan data BPBD Kaltim, ungkap Rudy, sejak awal 2025 hingga Ramadan ini telah terjadi 155 kejadian bencana yang menyebar di seluruh Benua Etam.
"Termasuk banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, kebakaran hutan dan lahan serta kebakaran permukiman," ungkapnya.
Baca juga: Jadwal Open House Idul Fitri Gubernur Kaltim, Rudy Masud Hari Ini, Kapan Masyarakat bisa Datang?
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim pun mengambil langkah antisipasi dalam menghadapi bencana alam.
Melalui BPBD Kaltim, gubernur mengirimkan surat imbauan terkait kesiapsiagaan bencana hidrologi kepada sepuluh kabupaten dan kota sebagai langkah mitigasi.
Selain itu, Pemprov telah menyiapkan dan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana dan memastikan kesiapan tenaga SAR dalam menghadapi potensi kejadian serupa.
Baca juga: Pasutri di Balikpapan Diduga Mengemis dengan Modus Gendong Balita
Di tengah suasana Idulfitri, Rudy turut memberikan pesan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan.
Ia mengimbau agar para pemudik selalu memantau kondisi cuaca, memastikan kendaraan dalam kondisi prima serta mengikuti arahan dari petugas lalu lintas maupun otoritas transportasi.
"Pantau cuaca dan patuhi aturan yang telah ditetapkan. Namun tentunya kita semua berdoa agar setiap yang melakukan perjalanan dalam keadaan sehat dan tiba dengan selamat di semua tujuan," pungkasnya. (*)
| Walikota Andi Harun Tunda Pembangunan Teras Samarinda Tahap 3, Fokus ke Layanan Dasar |
|
|---|
| Sodetan Mahakam Dikebut 2026, Walikota Andi Harun Bongkar Biang Banjir Samarinda |
|
|---|
| Pangdam VI Mulawarman Resmikan Jembatan Garuda untuk Perkuat Konektifitas Warga Palaran Samarinda |
|
|---|
| Pererat Silaturahmi dan Kolaborasi, IKA UB Kaltim Gelar Halalbihalal Lintas Generasi di Samarinda |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran Tak Hentikan Perbaikan Sekolah di Samarinda, 10 Persen Bangunan Perlu Rehab |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250401_Cuaca-Ekstrem-di-Kaltim.jpg)