Selasa, 19 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Sidak 2 SPBU di Samarinda, Rudy Mas'ud Pastikan Pertamax dan Pertalite yang Beredar Sesuai Ketentuan

Sidak 2 SPBU di Samarinda. Rudy Mas'ud pastikan Pertamax dan Pertalite yang beredar sesuai ketentuan.

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Rita Lavenia
SIDAK BBM - Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan bakar minyak (BBM) Pertalite di SPBU kawasan Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Sabtu (5/4/2025). Hasil sidak tidak ditemukan adanya BBM yang tidak sesuai ketentuan.(TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di Kota Samarinda, Sabtu (5/4/2025).

Sidak ini dilakukan guna menindaklanjuti banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi kendaraan bermotor yang rusak sehabis mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax.

Ditemani Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni dan sejumlah jajarannya, Rudy Mas'ud melakukan sidak ke dua titik SPBU yang berada di Kecamatan Sungai Kunjang, yakni Karang Asam dan kawasan Jalan PM Noor.

Sidak ini sangat terbatas dan hanya media tertentu yang bisa mengikutinya.

Baca juga: Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Belum Terima Laporan Formil soal Isu Kendaraan Rusak Usai Isi BBM

Kendati demikian, Rudy Mas'ud menjelaskan, ia beserta jajarannya dalam sidak ini memeriksa tangki Pertamax dan Pertalite.

Pada sidak ini, pengambilan sampel Pertamax dilakukan dengan tes pada tangki timbun.

"Tangki timbun kita melaksanakan cek apakah ada terkontaminasi dengan benda-benda yang lainnya ataupun air," ucapnya.

Saat dilakukan pengecekan, tangki tersebut clear and clean atau bebas dari benda-benda lainnya.

"Selain itu, pengecekan lainnya kita lakukan mengambil sampel dengan menggunakan glasluga," katanya.

Baca juga: Terbuka untuk Umum! Cek Jadwal Open House Idul Fitri Gubernur Kaltim Rudy Masud Hari Ini

Rudy juga menyebutkan bahwa semua proses mulai dari tangki sampai isi BBM di dalam SPBU masih sesuai standarnya.

"Kalau saat ini yang dikeluhkan masyarakat kita berkaitan dengan banyaknya kendaraan yang rusak, saya belum mendapatkan secara keseluruhan berapa jumlah kendaraan yang mogok," sebutnya.

Untuk menghindari kerusakan, setiap kendaraan harus rutin dilakukan servise berkala.

"Itu ganti olinya maupun ganti filternya. Kan filter ada masa pakainya. Selain itu bisa juga dikarenakan faktor lainnya seperti banjir karena bercampurnya bahan bakar dengan air sehingga memengaruhi kesehatan mesin," jelasnya.

"Tapi, dari hasil sidak kita hari ini, tidak ditemukan adanya BBM yang tidak sesuai ketentuan," pungkas gubernur yang juga merupakan salah satu pengusaha BBM tersebut.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved