Tribun Kaltim Hari Ini
Rudy Mas'ud Sidak 2 SPBU di Samarinda, Tanggapi Keluhan Masyarakat soal Kendaraan Rusak Usai Isi BBM
Rudy Mas'ud sidak 2 SPBU di Samarinda, tanggapi keluhan masyarakat soal kendaraan rusak usai isi BBM.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Rita Noor Shobah
Belum Ada Laporan
PT Pertamina Patraniaga selaku pendistribusi BBM telah membuka nomor pengaduan masyarakat melalui Hotline 135.
Bagi masyarakat yang merasa mengalami kendala atau permasalahan kendaraan akibat penggunaan BBM usai mengisi di SPBU diperselikan melapor.
Namun, hingga Sabtu (5/4) kemarin, belum ada laporan dari masyarakat melalui Hotline 135.
Pertamina minta masyarakat untuk laporkan gangguan BBM lewat kanal resmi yang telah disediakan.
Masifnya laporan di media sosial mengenai sejumlah kendaraan yang mengalami gangguan usai mengisi BBM jenis Pertamax di beberapa SPBU di Balikpapan dan Samarinda, PT Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas BBM serta meningkatkan transparansi pelayanan kepada masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan, Edi Mangun mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk melalui saluran yang disediakan.
“Kalau ada laporan masuk itu by sistem dan kami monitor lewat email. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang masuk melalui Hotline 135 terkait gangguan BBM. Tapi kami tetap akan memantau terus,” ujarnya, Sabtu (05/04).
Edi juga menyoroti kebiasaan masyarakat yang cenderung menyampaikan keluhan melalui media sosial, dibandingkan menggunakan kanal resmi.
“Banyak masyarakat lebih curhat ke medsos, padahal kami sudah sediakan saluran informasi resmi melalui Hotline 135. Kami harap masyarakat bisa memanfaatkan jalur ini agar penanganan bisa lebih cepat dan terarah,” imbuhnya.
Menindaklanjuti laporan-laporan yang beredar di media sosial, Pertamina telah menurunkan tim sejak Kamis (27/3/2025) untuk melakukan investigasi menyeluruh.
Adapun pemeriksaan dilakukan mulai dari titik suplai di depot hingga tangki penyimpanan di SPBU. Ini termasuk pengecekan potensi kontaminasi BBM.
“Investigasi masih berlangsung di SPBU yang menjadi fokus utama. Kami juga memajang sampel BBM di tiap SPBU setiap ada pengiriman, agar masyarakat bisa melihat langsung kondisi bahan bakar,” jelas Edi.
Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa seluruh distribusi BBM tetap melalui proses quality control yang ketat.
Hasil investigasi akan diumumkan segera setelah proses selesai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250405_GUBERNUR-SIDAK-SPBU-Tribun-Kaltim-hari-ini.jpg)