Berita Bontang Terkini
Warga Rawa Indah Bontang Kaltim Terdampak Banjir Kiriman saat Hujan Lebat
Salah satu titik terparah terpantau di Jalan Imam Bonjol, Bontang akses alternatif yang melintasi turunan Polres Bontang
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG – Derasnya hujan yang mengguyur Kota Bontang, Kalimantan Timur sejak Minggu (6/4/2025) dini hari, sekitar pukul 03.00 WITA, membuat sejumlah kawasan kembali dikepung banjir.
Salah satu titik terparah terpantau di Jalan Imam Bonjol, akses alternatif yang melintasi turunan Polres Bontang.
Jalan tersebut ditutup sementara oleh warga karena genangan air yang cukup tinggi.
Namun, bukan hanya ruas jalan yang terdampak. Dari pantauan Tribunkaltim.co di kawasan Rawa Indah, Kelurahan Tanjung Laut Indah, genangan air ikut merambah ke pemukiman warga. Tiga RT terdampak, yakni RT 20, 21, dan 22. Ketinggian air berkisar 10 sentimeter.
Ketua RT 20, Sirajuddin, mengaku tidak terkejut dengan banjir kali ini.
Baca juga: Warga Berau Khawatir Buaya Muncul saat Banjir, Bocah 10 Tahun Diterkam
Ia menyebut wilayah Rawa Indah memang berada di posisi cekungan, yang menjadi tempat tumpukan air dari kawasan Kelurahan Tanjung Laut dan sekitarnya.
“Setiap hujan deras pasti banjir, tapi tidak lama. Yang jadi masalah itu kalau air kiriman bertemu pasang air laut, baru parah,” ungkapnya kepada TribunKaltim.co.
Meski begitu, ia menyayangkan belum adanya solusi konkret dari pemerintah untuk mencegah banjir musiman ini.
Menurutnya, normalisasi drainase yang selama ini dilakukan belum memberi dampak signifikan.
Baca juga: 8 Kampung di Berau Kaltim Masih Terendam Banjir, 2.277 Warga Bertahan di Pengungsian
“Sempat ada wacana pemerintah mau buat folder (tampungan air), tapi belum terealisasi sampai sekarang. Kami harap itu bisa dipercepat,” bebernya. (*)
| Eks Walikota Bontang Basri Rase naik "Mercy", Bidik Lonjakan Kursi Untuk Demokrat |
|
|---|
| Polisi Gagalkan Peredaran Sabu di Bontang, Pelaku Sempat Lari dan Buang Barang Bukti |
|
|---|
| Walikota Neni Moerniaeni Akui JKN Bontang Masih Ditanggung Pemprov Kaltim, Dijamin Aman |
|
|---|
| Pemkot Bontang Batalkan Pembelian Mess Rp8 Miliar, Prioritaskan Anggaran Publik |
|
|---|
| Pemkot Bontang Alami Defisit Anggaran Rp150 Miliar, Banyak Program Dicoret |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250406-Seorang-warga-nekat-menerobos-banjir.jpg)