Berita Kutim Terkini

Ketua DPRD Kutim Kunker ke Bengalon, Jimmi: UMKM Barometer Perekonomian Kerakyatan

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Jimmi melakukan kunjungan ke Kecamatan Bengalon untuk halal bihalal

Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Nur Pratama
Tribunkaltim.co/Nurila Firdaus
UMKM DI BENGALON - Ketua DPRD Kutim, Jimmi saat mengunjungi stand UMKM Bengalon. Menurutnya, kemajuan UMKM akan menjadi tolak ukur dalam perekonomian berbasis kerakyatan di luar dari sektor tambang dan perkebunan. (Tribunkaltim.co/Nurila Firdaus) 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Jimmi melakukan kunjungan ke Kecamatan Bengalon untuk halal bihalal dengan warga setempat.

Selain halal bihalal, silaturahmi, ia juga mengunjungi stand bazar usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) milik warga setempat. 

Ia melihat beragam jenis UMKM mulai dari makanan berat, minuman, snack khas Bengalon hingga aneka kerajinan tangan. "UMKM di Bengalon cukup maju, karena yang dipamerkan tidak hanya makanan dan minuman kemasan, tetapi juga hasil karya home industri serta kerajinan tangan ibu-ibu PKK," ucap Jimmi saat dikonfirmasi, Jumat (18/4/2025).

Baca juga: Usai Dilantik Jadi PPPK, Kepala DPPKB Kutim Berikan Wejangan kepada 36 ASN Baru

Menurutnya, kemajuan UMKM akan menjadi tolak ukur dalam perekonomian berbasis kerakyatan di luar dari sektor tambang dan perkebunan.

Tentunya dalam memajukan UMKM memerlukan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah sebagai penyedia pasar sedangkan masyarakat bisa berperan sebagai pelaku UMKM dan konsumen.

UMKM di Bengalon harus disupport agar pasarnya lebih luas dengan kualitas produk yang tinggi dan diminati pasar.

"Tidak hanya jenisnya yang banyak, tetapi juga kualitas produk harus dijaga agar diminati pasar dan mempertahankan pelanggan," imbuhnya.

Di akhir, Jimmi berpesan agar masyarakat khususnya ibu-ibu PKK dapat melakukan inovasi dalam bidang UMKM, baik kuliner maupun pernak-pernik. "Sebab, ke depan kita tidak akan bergantung terhadap tambang terus menerus, maka UMKM lah yang akan menghidupi rakyat Kutai Timur," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved