Berita Balikpapan Terkini

Kesbangpol Balikpapan Usul Diskresi Tinggi Badan Calon Paskibraka Putri 2025

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mulai melaksanakan seleksi Pasukan Pengibaran Bendera (Paskibra)

TRIBUNKALTIM.CO/HO/KESBANGPOL BALIKPAPAN
PENDAFTAR PUTRI KURANG - Tes kesehatan dan parade sebagai rangkaian seleksi Paskriba oleh Kesbangpol Balikpapan pada tahun lalu, Senin (29/4/2024). Untuk tahun ini, seleksi Paskibra diikuti 165 peserta, namun jumlah pendaftar putri masih kurang akibat syarat tinggi badan. Kesbangpol Balikpapan mengajukan diskresi ke BPIP agar ambang batas tinggi badan putri diturunkan demi keterwakilan seimbang. TRIBUNKALTIM.CO/HO/KESBANGPOL BALIKPAPAN 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Balikpapan, Kalimantan Timur mulai melaksanakan seleksi Pasukan Pengibaran Bendera (Paskibra).

Namun, dalam proses seleksi tahun ini, perhatian khusus tertuju pada minimnya jumlah pendaftar dari kategori putri, yang mendorong panitia untuk mengajukan diskresi kepada pihak pusat.

Kepala Kesbangpol Balikpapan, Sutadi, menjelaskan bahwa sebanyak 165 calon paskibraka akan mengikuti seleksi, terdiri dari 90 peserta putra dan 75 peserta putri.

Dari total peserta tersebut, hanya 43 orang yang akan terpilih menjadi anggota Paskibraka, terdiri dari 22 putra dan 21 putri. 

Baca juga: 165 Peserta Seleksi Paskibraka Balikpapan 2025 Masuki Tahap Tes Fisik dan Samapta

“Mereka yang terpilih merupakan putra putri terbaik, seleksi ini dilakukan secara transparan dan ketat,” ujar Sutadi, Sabtu (19/4/2025). 

Adapun seleksi digelar pada Senin (21/4/2025) mendatang di Balikpapan Tenis Indoor Stadium, Jalan Letkol Asnawi Arbain, Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur

Meski seleksi dilakukan dengan standar tinggi, pihak Kesbangpol Balikpapan menghadapi tantangan berupa kurangnya pendaftar putri yang memenuhi syarat tinggi badan minimal sesuai ketentuan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

BPIP menetapkan batas minimal tinggi badan peserta putra adalah 170 cm dan putri 165 cm. 

Namun, demi memastikan keterwakilan yang seimbang, lanjut Sutadi, pihaknya mengajukan diskresi agar ambang batas tinggi badan untuk peserta putri dapat diturunkan.

“Di Balikpapan, karena jumlah peserta putri masih kurang, kami mengajukan diskresi agar batas minimal tinggi badan bisa diturunkan dari 165 cm menjadi 163 cm,” terang Sutadi.

Seleksi ini merupakan lanjutan dari proses pendaftaran daring melalui aplikasi resmi BPIP.

Para peserta tidak hanya menjalani uji fisik dan disiplin, tetapi juga pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Aspek-aspek seperti postur tubuh, simetri wajah, dan kondisi gigi turut menjadi bagian dari penilaian.

Nantinya, tiga pasang peserta terbaik akan dipilih dari hasil seleksi ini.

Satu pasang akan mewakili Balikpapan ke tingkat nasional, sedangkan dua pasang lainnya akan dikirim untuk bertugas di tingkat provinsi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved