Berita Bontang Terkini
Jalan RE Martadinata Rusak Parah sejak 2023, DPRD Bontang Desak Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan
Tinjau Jalan RE Martadinata yang rusak parah sejak 2023, DPRD Bontang desak pemerintah segera lakukan perbaikan.
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG – Kerusakan Jalan RE Martadinata, Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur, yang tak kunjung diperbaiki secara menyeluruh sejak tahun 2023 memicu kemarahan anggota DPRD Bontang, Faisal.
Faisal yang merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Loktuan mengaku malu lantaran jalan tersebut hanya ditambal menggunakan aspal dingin.
Padahal, jalan itu merupakan akses utama menuju Pelabuhan Loktuan dan kerap dilintasi kendaraan bertonase besar.
"Ini jalan utama, dekat pelabuhan. Wajar kalau saya sedikit keras karena usulannya sudah lama. Sampai sekarang malah tambah banyak lubang, bahkan sudah sering sebabkan kecelakaan," ujar Faisal saat meninjau jalan tersebut, Senin (21/4/2025).
Baca juga: Proyek Polder Tanjung Laut Masuki Tahap Pembebasan Lahan, DPUPR dan DPRD Bontang Lakukan Peninjauan
Ia pun menyemprot Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang karena dianggap lalai.
Pasalnya, usulan perbaikan jalan RE Martadinata belum juga masuk ke Pemerintah Provinsi Kaltim.
"Informasi dari Bapperida, usulan perbaikannya belum masuk. Padahal paling lambat tanggal 23 April ini sudah harus disampaikan," tegasnya.
Warga sekitar bahkan sampai menaruh ban bekas di jalan sebagai penanda lubang, karena sering menyebabkan pengendara celaka.
Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry, yang turut meninjau lokasi, juga meminta pemerintah kota memprioritaskan perbaikan jalan tersebut.
“Laporan warga sudah banyak. Perlu penanganan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam, karena kontur tanah di sana lembek,” katanya.
Baca juga: Banjir Landa RT 19 Jalan Sendawar, DPRD Bontang Sebut Pembangunan Drainase Gagal dalam Perencanaan
Ia mendesak agar perbaikan segera dilakukan untuk mencegah kerusakan semakin parah.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PUPRK Bontang Much Cholis Edy Prabowo, mengatakan bahwa perbaikan menyeluruh jalan RE Martadinata telah diusulkan dalam rencana pembangunan tahun 2026.
Anggaran yang diajukan mencapai Rp14 miliar untuk pembangunan ulang jalan tersebut.
Untuk sementara, pihaknya akan tetap melakukan perbaikan dengan anggaran tersedia, pada titik kerusakan parah.
"Tambal sulam sudah dilakukan selama 2024, tapi karena kontur tanah yang lembek, lubang terus muncul. Tahun depan kita usulkan peningkatan jalan, anggarannya Rp 14 miliar, untuk perbaikan menyeluruh," jelas Edy.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250421_Jalan-RE-Martadinata-Bontang-yang-rusak-parah.jpg)