Berita Balikpapan Terkini
DPRD Balikpapan Dukung Program Gratispol Pemprov Kaltim, Tingkatkan Akses Layanan Dasar
DPRD Balikpapan dukung program Gratispol Pemprov Kaltim, tingkatkan akses layanan dasar.
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) resmi meluncurkan program andalan bernama Gratispol.
Peluncuran ini sebagai bentuk realisasi janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud-Seno Aji.
Program Gratispol dirancang untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan pendidikan secara gratis.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, mengatakan bahwa program ini sebagai solusi nyata di tengah kebijakan baru dari Kementerian Kesehatan yang menghapus tanggungan BPJS terhadap sejumlah penyakit.
"Program Gratispol ini menjadi solusi nyata atas kekosongan tersebut,” tegas Gasali.
Baca juga: Soal Pembangunan Gedung Baru DPRD Balikpapan Belum Rampung, Ini Kata Komisi III
Lanjut ia menjelaskan, program ini akan mengakomodasi pembiayaan penyakit yang tidak tergolong kegawatdaruratan namun tetap memerlukan penanganan medis.
Fase pertama pelayanan akan dilakukan di puskesmas, sementara kasus yang lebih berat akan dirujuk ke rumah sakit dengan subsidi dari Pemprov Kaltim.
"Koordinasi antara rumah sakit dan pemerintah provinsi akan memastikan pasien tetap bisa mendapatkan layanan," lanjut Gasali.
Selain sektor kesehatan, Gratispol juga memberikan bantuan biaya pendidikan mulai dari jenjang SMA/SMK hingga perguruan tinggi termasuk S-1, S-2, dan S-3.
Baca juga: Reses Wakil Ketua DPRD Budiono Digelar Warga HER II Balikpapan Keluhkan Persoalan Listrik hingga TPS
Gasali menambahkan, pelajar dan mahasiswa dapat mengakses bantuan sesuai jenjangnya dengan prioritas bagi yang berprestasi namun terkendala biaya.
Komisi IV DPRD Balikpapan menyatakan siap mendukung penuh pelaksanaan program ini meskipun belum ada koordinasi langsung dengan DPRD Kaltim.
Pemerintah berharap dengan program ini tidak ada lagi warga Kaltim yang tertinggal dalam mengakses layanan dasar.
"Alhamdulillah, jadi pelajar dan mahasiswa bisa mengakses bantuan sesuai jenjangnya. Ini sangat membantu mereka yang berprestasi namun terkendala biaya,” katanya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.