Berita Balikpapan Terkini

Reses Wakil Ketua DPRD Budiono Digelar Warga HER II Balikpapan Keluhkan Persoalan Listrik hingga TPS

Reses Wakil Ketua DPRD Budiono digelar warga HER II Balikpapan keluhkan persoalan listrik hingga TPS.

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Zainul Marsyafi
SERAP ASPIRASI - Puluhan warga dari lima RT di lingkungan Perumahan HER II, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Balikpapan, Kalimantan Timur, saat menghadiri kegiatan reses masa sidang II tahun 2024/2025 yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono, Rabu (23/4/2025) malam. Dalam forum ini, warga menyampaikan berbagai aspirasi mulai dari keluhan jaringan listrik, zonasi sekolah, pelayanan kesehatan, hingga penanganan sampah yang langsung ditanggapi oleh Budiono untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan OPD terkait.(TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sejumlah warga dari lima RT di Perumahan HER II, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, mengeluhkan persoalan listrik, pendidikan, pengelolaan sampah, hingga pelayanan kesehatan.

Salah satu keluhan yang paling mencolok adalah jaringan listrik yang dianggap belum memadai untuk menjangkau seluruh area perumahan. 

Menurut seorang warga, Andi, PLN seyogianya segera mengganti travo yang berada di lingkungan HER II. 

"Di lingkungan HER II, listrik sering mati (karena) kelebihan beban," kata Andi saat eeses masa sidang II tahun 2024/2025 yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono, Rabu (23/4/2025) malam.

Baca juga: Soal Pembangunan Gedung Baru DPRD Balikpapan Belum Rampung, Ini Kata Komisi III

Lanjut di bidang pendidikan, warga mengutarakan keresahan mereka terkait sistem zonasi sekolah.

Salah seorang warga lain, Hartoyo, mengaku anak-anak di lingkungan HER II belum termasuk dalam zonasi penerimaan siswa di SMA Negeri 4 Sepinggan.

Selain itu, jarak sekolah SD dan SMP dari kawasan HER II juga dirasa menyulitkan akses pendidikan anak-anak.

Menanggapi masalah ini, Budiono mengatakan bahwa salah satu hambatan utama adalah pengadaan lahan.

“Terkait sarana pendidikan, pelayanan kesehatan dan tempat pembuangan sampah (TPS) sebenarnya terkendala pengadaan lahan dan hal ini harus betul betul disiapkan secara optimal di beberapa RT di Kelurahan Sepinggan,” tegasnya.

Masalah pengelolaan sampah juga turut disuarakan warga.

Mereka mengeluhkan kondisi tempat pembuangan sementara (TPS) yang sering mengalami penumpukan sampah.

Baca juga: DPRD Balikpapan Beri Masukan Saat Penyusunan RPJMD 2025–2029, Soroti Kesehatan, Banjir, Pendidikan

Meski telah diberlakukan aturan bahwa TPS hanya boleh digunakan oleh warga HER II, kenyataannya masih banyak warga luar yang turut membuang sampah di sana.

Warga meminta agar TPS diperluas untuk mengurangi beban penumpukan tersebut. 

Budiono menyatakan akan mengoordinasikan keluhan tersebut dengan dinas terkait agar solusi konkret dapat segera diterapkan.

Tak hanya soal listrik, pendidikan, dan sampah, warga juga mengusulkan pembangunan fasilitas layanan kesehatan sekelas puskesmas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved