Berita Samarinda Terkini
Terinsipirasi Kartini, Atlet Tarung Derajat Asal Samarinda Ini Semangat Torehkan Prestasi
Terinsipirasi Kartini, atlet tarung derajat asal Samarinda Sasva Vannes Varawasi semangat torehkan prestasi.
Penulis: Nevrianto Hardi Prasetyo | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM. CO, SAMARINDA - Lari adalah salah satu cara efektif untuk menjaga kebugaran tubuh.
Hal itu pun disadari atlet tarung derajat, Sasva Vannes Varawasi.
Dia kerap lari keliling di Kompleks Stadion Gelora Kadrie Oening, Jalan Wahid Hasyim I, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
"Alhamdulillah, saya masih rutin latihan mandiri. Beberapa hari ada di rumah pelatih dan dipantau pelatih, beberapa harinya lagi di Sempaja karena waktunya lebih sedikit dan ada kuliah. Tapi pasti menyempatkan latihan, termasuk jogging di Sempaja maupun kawasan Kampus Unmul," tuturnya, Senin (28/4/2025).
Baca juga: Tarung Derajat Kaltim Sumbang 1 Emas, 4 Perak dan 2 Perunggu di PON XXI
Lanjut Sasva mengatakan, dirinya selama ini rutin latihan fisik dan teknik, tidak terkecuali saat Ramadan.
"Bikin iman meningkat karena kan puasa nahan lapar, nahan haus, kesabaran, tapi juga harus menjaga konsistensi latihan. Terus juga bisa bikin fisik meningkat. Kalau puasa aja bisa dilewati, apalagi nanti kalau sudah selesai puasa sekalian supaya waktu enggak terasa lama, sama lebih dipakai ke yang bermanfaat," jelas Sasva.
"Biasanya Selasa yang sering bolong, karena padat dari pagi kuliah, siang sampai sorenya ngajar, malam teraweh, sisanya kalau memang free latihan," tambahnya.
Untuk menjaga kondisi tubuh, selain olahraga, Sasva juga mengurangi konsumsi makanan atau kuliner.
"Kalau pantangan tak ada, selagi makanan halal, cuma sasva membatasi beberapa makanan aja kaya mie dan es krim. Karena, kalau pantang makanan, takutnya malah jadi banyak mikir tiap makan, Jadi, Sasva mikirnya yang penting tetap bergizi sama ada batasannya aja," katanya.
"Apalagi, namanya anak muda kan kadang pengen juga jajan jajan. Kalau besok jadwalnya saya pagi olahraga, Kamis baru sore. Kalau pagi Sasva biasanya mulainya latihan fisik dan jogging jam 7-an sampai 10. Kalau sore dari jam 4 habis salat Asar," terangnya.
Baca juga: Awalnya Diganggu Teman Masa Kecil, Sasva Kini Mencintai Tarung Derajat, Berikut Deretan Prestasinya
Ketika ditanya soal peringatan Hari Kartini, Sasva mengaku mengagumi sosok pejuang emansipasi wanita tersebut.
"Seperti yang sudah banyak orang tahu sosok Kartini itu kan dikenal wanita yang berani, cerdas, terus juga semangat terhadap perubahan. Jadi, dengan semangat Ibu kartini, perempuan itu udah enggak didiskriminasi lagi, sama lebih mempunyai banyak hak untuk berkembang," ungkap Saswa.
Diirnya pun terinspirasi dengan semangat Kartini dalam memperjuangkan sesuatu.
"Terus kalau ditanya gimana pendapat Sasva tentang sosok Ibu Kartini, jelas sangat memotivasi dan menginspirasi dalam proses Sasva mencapai apa yang Sasva cita-citakan. Saya lebih bersyukur juga sih. Di zaman dulu aja Ibu Kartini sangat berani dan tegas, jadi sudah seharusnya Sasva sebagai generasi muda yang hidup di zaman sudah merdeka, zaman yang sudah maju dengan banyak kemudahan, harus lebih semangat dan pantang menyerah buat capai prestasi dan pendidikan maupun karier yang membanggakan. Ibaratnya dulu di zaman yang mencekam saja ada sosok yang berani, masa di zaman sekarang yang tinggal perkuat niat sama tekat malah leha-leha," bebernya disertai senyum.
Baca juga: Profil Sasva Vannes Farawasi, Atlet Tarung Derajat Kalimantan Timur Asal Samarinda
Lanjut Sasva mengatakan, sosok Kartini pada masa kini tentu berbeda, terutama terkait hal yang diperjuangkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250429_Atlet-tarung-derajat-asal-Samarinda-Sasva-Vannes-Varawasi.jpg)