Breaking News
Senin, 18 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

Menteri ESDM Minta Masyarakat Lokal di Libatkan Tenaga Kerja Lokal di Proyek Migas

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat lokal diprioritaskan keterlibatan dalam proyek strategi nasional

Tayang:
Penulis: Mir | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS
LIBATKAN MASYARAKAT LOKAL - Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia di wawancarai usai melakukan berkeliling di Eni Muara Bakau Kukar, Rabu (30/4/2025). Menteri ESDM menegaskan komitmen untuk memprioritaskan keterlibatan masyarakat lokal dalam proyek migas di Kalimantan Timur. (TRIBUNKALTIM.CO / RAYNALDI PASKALIS) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Masyarakat lokal di Kalimantan Timur akan diprioritaskan keterlibatan dalam proyek strategi nasional di daerah ini.

Hal ini disampaikan  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat melakukan kunjungan di Kabupaten Kutai Kartanegara, yaitu PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Sanipah dan Eni Muara Bakau, Rabu (30/4/2025) kemarin.

Ia menyoroti pentingnya memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat lokal, baik dalam hal partisipasi sebagai kontraktor maupun tenaga kerja di sektor migas.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia telah berdiskusi dengan Kepala SKK Migas, Direktur Utama Pertamina, dan pimpinan Eni. 

Baca juga: Lapangan Migas di Sangasanga Kukar Cetak Rekor Produksi Tertinggi dalam 7 Tahun Terakhir

Diskusi itu dilakukan mengingat perusahaan-perusahaan tersebut beroperasi di Kalimantan Timur, dan turut dihadiri oleh Gubernur setempat sebagai bagian dari koordinasi lintas pihak yang terlibat.

"Kami bersepakat bahwa ruang yang sebesar-besarnya harus diberikan kepada saudara-saudara kami yang ada di Kalimantan Timur," ujarnya 

Menteri Bahlil juga menjelaskan bahwa sektor migas memiliki tingkat kerumitan yang berbeda dibandingkan sektor lain seperti tambang atau proyek-proyek pemerintah daerah. 

Oleh karena itu, profesionalisme menjadi syarat mutlak bagi siapa pun yang terlibat.

"Namun saya percaya bahwa teman-teman di Kalimantan Timur banyak juga yang sudah profesional," tegasnya.

Menurut laporan yang diterimanya dari Direktur Utama Pertamina, keterlibatan lokal kini telah mengalami peningkatan yang sudah jauh lebih baik.

Meski begitu, Menteri Bahlil menekankan bahwa upaya tersebut harus terus ditingkatkan untuk memastikan keseimbangan antara kepentingan nasional dan daerah.

Untuk memperkuat kebijakan ini, ia telah menginstruksikan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, untuk terus mengedepankan tenaga kerja dan kontraktor lokal di setiap lini proyek migas di wilayah Kalimantan Timur.

"Harus memenuhi syarat dan profesional itu kata kuncinya," kata Bahlil menegaskan.

Ia menambahkan bahwa bagi masyarakat yang belum memenuhi standar profesional, tetap akan disediakan peluang kerja sesuai dengan kompetensi dan beban kerja yang sepadan.

Target  Produksi Minyak 1 Juta Barel per Hari

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved