Rabu, 29 April 2026

Berita Pemkab PPU

Bupati PPU Mudyat Noor Serahkan Bantuan Warga Terisolir RT 16 Jalan Sotek-Bongan KM 29

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) bersama jajaran teknis dan perangkat daerah menemui warga di PPU yang tinggal di jalan Sotek-Bongan

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Nur Pratama
HUMAS PEMKAB PPU
SERAHKAN BANTUAN - Bupati PPU Mudyat Noor kunjungi warga RT 16 di Km 24 jalan Sotek-Bongan. (HUMAS PEMKAB PPU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) bersama jajaran teknis dan perangkat daerah menemui warga di PPU yang tinggal di jalan Sotek-Bongan.

Ia  menempuh perjalanan terjal dan berlumpur, juga ekstrim selama 2,5 jam dari Kelurahan Sotek untuk sampai ke area pemukiman warga yang terisolir itu.

Bupati menemui warga Sotek, yang tinggal di RT 16. Lokasinya cukup jauh dari akses jalan raya.

Ini terletak di jalan Sotek-Bongan Kilometer 29, yang hingga kini masih terisolir akibat kerusakan parah pada akses jalan utama.

Baca juga: Buka Liga Bupati Futsal Series Tahun 2025 di PPU, Mudyat Noor Ajak Peserta Jaga Sportivitas

Sejumlah rombongan turut mendampingi Bupati PPU baik dari Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Camat, Lurah, Tim Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, serta perwakilan aparat kepolisian dan pihak teknis lainnya. 

Kunjungan ini dilakukan, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat, yang sudah lama menghadapi kesulitan mobilisasi, akibat jalan yang rusak dan lokasi wilayah yang jauh dari pemukiman lainnya.

Setibanya di lokasi Bupati Mudyat Noor langsung menyerahkan bantuan sosial kepada 267 kepala keluarga (KK). 

Bantuan tersebut berupa beras 5 kg sebanyak 267 sak, serta paket kebutuhan pokok lainnya seperti mie instan, minyak goreng, gula pasir, susu, dan kornet kaleng, yang disesuaikan dengan jumlah penerima.

“Alhamdulillahirabbil’alamin, hari ini kami hadir bersama jajaran dari Dinas Sosial, PUPR, camat, kelurahan, dan unsur terkait lainnya di RT 16 Sotek-Bongan,” ungkapnya Minggu (4/5/2025).

Mudyat mengatakan bahwa, ini merupakan sesuatu yang dilakukan pemerintah daerah, untuk membantu kesulitan warga, akibat akses jalan yang belum memadai.

“Kami membawa bantuan sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat yang sedang menghadapi kondisi jalan sangat rusak dan menyulitkan aktivitas harian,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved