Berita Bontang Terkini

Walikota Bontang Neni Moerniaeni Ultimatum Seluruh Lurah untuk Bekerja Maksimal Tekan Stunting

Walikota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan komitmennya menurunkan angka stunting di setiap kelurahan hingga nol persen

Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN
TEKAN ANGKA STUNTING - Walikota Neni Moerniaeni saat berkunjung ke Posyandu Berseri 5, Kelurahan Tanjung Laut, Bontang Selatan, Selasa (6/5/2025). Ia mewajibkan seluruh lurah bekerja maksimal dan mengancam sanksi bagi yang abai. (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN) 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG Walikota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan komitmennya menurunkan angka stunting di setiap kelurahan hingga nol persen.

Ia mewajibkan seluruh lurah bekerja maksimal dan mengancam sanksi bagi yang abai.

Pesan itu disampaikan Neni saat meninjau pelaksanaan pemantaun kegiatan Operasi Timbang di Posyandu Berseri 5 Kelurahan Tanjung Laut, Selasa (6/5/2025). 

Ia menekankan, kinerja aparatur pemerintah baik di Dinas Kesehatan dan kelurahan akan dinilai berdasarkan beberapa indikator utama.

Baca juga: Pemkot Bontang Hibahkan Lahan 3 Hektare untuk Pembangunan Gudang Bulog Kaltimtara

Misalnya cakupan imunisasi anak, partisipasi timbang balita, dan pencatatan warga miskin.

“Jadi jangan main-main,” tegasnya.

Neni mengingatkan kelurahan yang gagal memenuhi target juga akan diberi bendera hitam sebagai peringatan sosial.

Sebaliknya, kelurahan yang mampu menunjukkan kinerja baik akan mendapat penghargaan dan TPP tetap utuh 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh Pemkot Bontang dalam menekan prevalensi stunting melalui penguatan peran pemerintah kelurahan.

"Reward pasti ada jika target kita capai," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved