Mata Lokal Fest 2025
Mata Lokal Fest 2025: Fadli Zon Ungkap Fakta Sejarah Indonesia, Tidak Semua Wilayah Dijajah Belanda
Menteri Kebudayaan Fadli Zon, menjelaskan alasan pemerintah menulis ulang sejarah Indonesia, yang rencananya akan dirilis pada 17 Agustus 2025
TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, menjelaskan alasan pemerintah menulis ulang sejarah Indonesia, yang rencananya akan dirilis pada 17 Agustus 2025 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan Fadli Zon di Mata Lokal Fest 2025 yang diadakan Tribun Network, di Hotel Shangrila, Jakarta Pusat, Kamis (8/5/2025).
"Kita harus syukuri 80 tahun ini kan 8 dasawarsa," kata Fadli.
Sejak dulu Fadli ingat bagaimana Indonesia selalu dirayakan saat memasuki dasawarsa.
Baca juga: Di Mata Lokal Fest 2025 Menperin Agus Gumiwang Beber 8 Strategi Pengembangan Industri Hijau
Baca juga: Mata Lokal Fest 2025: Dahlan Dahi Tegaskan Peran Tribun Network dalam Pembangunan Berkelanjutan
Fadli ingin tradisi itu berulang dengan adanya momentum penulisan ulang sejarah Indonesia.
"Kalau kita lihat dari dulu juga selalu ada, buku 10 tahun Indonesia Merdeka, 20 tahun Indonesia Merdeka, 30 tahun, 40 tahun, 50 tahun dan belakangan ini agak terhenti," tandasnya.
Sebelumnya, Fadli Zon menyatakan rencana perubahan sejarah RI dijajah selama 350 tahun untuk menghapus mental inferior bangsa.
“Iya, generasi kita kan generasi yang semakin kritis gitu,” ujar Fadli.
Baca juga: Wakili Dasco di Mata Lokal Fest 2025, Kamrussamad Bicara Langkah Konkret DPR RI Wujudkan SDGs
Fadli lantas mengajak seluruh publik untuk mempertanyakan kembali mengapa negara yang sangat kuat, bisa dijajah selama itu oleh Belanda yang notabenenya bukan negara besar di Eropa pada saat itu.
Fadli menyatakan ke depannya, sejarah resmi RI soal itu akan mengedepankan sejarah perlawanan terhadap imperialisme dan kolonialisme.
“Dalam rangka itu membangkitkan semangat juang kita melawan imperialisme, kolonialisme,” ucapnya.
Menurutnya, tak seluruh wilayah di Indonesia tunduk begitu saja terhadap imperialisme Belanda, melainkan di mana-mana juga terjadi perlawanan.
Baca juga: Kembali Gelar Mata Lokal Fest 2025, Tribun Network Bawa Semangat Baru dan Visi yang Lebih Tajam
Fadli menjelaskan bahwa pada fakta sejarahnya, tak seluruh wilayah RI itu dijajah selama 350 tahun lamanya.
"Karena di mana-mana kan terjadi Perlawanan terhadap penjajah Sehingga Saya kira tidak semuanya 350 tahun. Bahkan, ada yang mengatakan Indonesia sebenarnya tidak pernah dijajah karena Indonesia sendiri kan diproklamasikan 17 Agustus 1945," kata dia.
Dia menyebut saat Indonesia merdeka pun perang yang terjadi yakni perang mempertahankan kemerdekaan, karena saat itu Belanda dan sekutu datang lagi dan warga Indonesia melawan untuk mempertahankannya.
Di Mata Lokal Fest 2025 Menperin Agus Gumiwang Beber 8 Strategi Pengembangan Industri Hijau |
![]() |
---|
Pramono Anung Curhat Sulitnya Berantas Judi Online di Jakarta, Sebut Kampanya Saja tak Efektif |
![]() |
---|
Wakili Dasco di Mata Lokal Fest 2025, Kamrussamad Bicara Langkah Konkret DPR RI Wujudkan SDGs |
![]() |
---|
Mata Lokal Fest 2025: Dahlan Dahi Tegaskan Peran Tribun Network dalam Pembangunan Berkelanjutan |
![]() |
---|
Stafsus Mentan Amran Sebut Krisis Pangan Tantangan Nyata, Beber Strategi di Mata Lokal Fest 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.