Berita Kutim Terkini
Disperindag Kutim Beberkan Produk Marshmellow yang Mengandung Babi
Disperindag Kutim mengimbau kepada masyarakat, agar melaporkan jika masih menemukan produk marshmellow yang terindikasi mengandung babi di pasaran
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur mengimbau kepada masyarakat, agar melaporkan jika masih menemukan produk marshmellow yang terindikasi mengandung babi di pasaran.
Sebab, pada hari ini, Selasa (13/5/2025) Disperindag Kutim bersama instansi lain melaksanakan sidak ke toko-toko untuk memastikan produk marshmellow yang terindikasi mengandung babi tidak lagi beredar di pasaran.
Hasilnya, toko modern dan toko besar di Sangatta Utara dan Selatan aman dari produk marshmellow yang dimaksudkan.
"Jadi ada 9 jenis produk marshmellow yang terindikasi mengandung babi, jadi bagi masyarakat yang masih menemukan silahkan laporkan ke kami (Disperindag Kutim) nanti kami tindaklanjuti," ujar Jabfung Pengawas Perdagangan Disperindag Kutim Achmad Doni Evriady, Selasa (13/5/2025).
Baca juga: Disperindag Kutim Sidak Produk Marshmallow Terindikasi Mengandung Babi di Sangatta
Berikut daftar produk pangan olahan yang terdeteksi mengandung unsur babi (Porcine):
1. Corniche Fluffy Jelly Marshmallow (Marshmallow Aneka Rasa Leci, Jeruk, Stroberi, Anggur)
2. Corniche Marshmallow Rasa Apel Bentuk Teddy (Apple Teddy Marshmallow)
3. ChompChomp Car Mallow (Marshmallow Bentuk Mobil)
4. ChompChomp Flower Mallow (Marshmallow Bentuk Bunga)
5. ChompChomp Marshmallow Bentuk Tabung (Mini Marshmallow)
6. Hakiki Gelatin (Bahan Tambahan Pangan Pembentuk Gel)
7. Larbee - TYL Marshmallow isi Selai Vanila (Vanilla Marsmallow Filling)
8. AAA Marshmallow Rasa Jeruk
9. SWEETME Marshmallow Rasa Cokelat
Baca juga: Disperindag Kukar Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Aman Selama Ramadhan
"Laporkan ke kami Disperindag, dengan membawa bukti bahwa produk dengan merk dagang tersebut maaih beredar di warung kecil nanti kami tindaklanjuti untuk persutif lagi sidak ke toko kecil," tegasnya. (*)
| Sidak 4 SPBU di Sangatta, Polres Kutim Temukan Kendaraan Nekat Ngetap Pertalite |
|
|---|
| Program Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kutim, Sasar 4 Desa di Kecamatan Sandaran |
|
|---|
| Data 10 Ribu Anak Tidak Sekolah di Kutim Divalidasi Ulang, Pemkab Gandeng PKK hingga Ketua RT |
|
|---|
| Pemkab dan DPRD Kutim Sahkan Perda Rencana Pembangunan Industri 2025-2044, Pacu Hilirisasi |
|
|---|
| Kepala Disperindag Kutim Respons soal Kelangkapan BBM Jenis Pertamax, Distribusi ke Daerah Tersendat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250513-Disperindag-Kutim.jpg)