Minggu, 3 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Andi Harun Susun Skema Besar Penanganan Pasca Bencana Banjir dan Longsor

Walikota Samarinda Andi Harun memimpin rapat evaluasi dan penanganan pascabencana di Balai Kota pada Rabu (14/5/2025)

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI
PENANGANAN BANJIR - WaliKota Samarinda Andi Harun menjelaskan hasil rapat penanganan pascabencana di Balai Kota, Rabu (14/5/2025). Ia penekanan pada pembentukan skema intervensi menyeluruh yang akan diterapkan secara cepat dan terukur. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI) 

Ketiga, terkait tanah longsor, pihwknyq telah mengidentifikasi dan membagi wilayah penanganan. 

“Di Teluk Bajau itu wilayah provinsi. Sedangkan wilayah kota akan kita tangani secepatnya,” tegasnya. 

Selain itu, penanganan juga menyasar infrastruktur jalan yang terdampak, baik yang menjadi kewenangan nasional, provinsi, maupun kota. 

“Contohnya Jalan HM Rifaddin, kita koordinasi dengan BPJN karena itu jalan nasional. Jalan Juanda dan simpang Jalan Kadrie Oening juga demikian, salah satunya jalan nasional dan satunya provinsi. Jalan Wahab Syahranie juga akan kita koordinasikan,” tambahnya.

Baca juga: 4 RT di Gunung Telihan Bontang Terendam Banjir, Janji Pemerintah Bangun Folder Ditagih Warga

Keempat, fasilitas umum lainnya seperti jalan-jalan kota dan gang kecil yang mengalami kerusakan juga masuk dalam daftar intervensi. 

“Kita pastikan dalam minggu ini akan dilakukan rekonstruksi. Termasuk sarana publik dan fasilitas pendidikan. Untuk jangka pendeknya, kita akan normalkan agar anak-anak bisa kembali bersekolah,” kata Andi Harun.

Kelima, pihaknya juga tengah menginventarisasi seluruh titik banjir, tanah longsor, serta sarana yang terdampak untuk kemudian dijadikan dasar penyusunan rencana aksi penanganan lintas sektor. 

“Kami sedang menghitung seberapa banyak wilayah genangan, infrastruktur publik yang rusak, dan kawasan yang mengalami longsor. Semua itu sekarang sedang diidentifikasi dan akan direkomendasikan besok kepada Wali Kota,” jelasnya. 

Tim penanganan diketuai oleh Kepala BPBD dan terdiri dari OPD-OPD terkait. Penanganan dilakukan secara lintas sektor agar lebih cepat dan efisien.

“Kita menangani secara lintas OPD agar lebih advance dan lebih cepat bekerjanya, dan hasilnya juga cepat kita lakukan. Rapat hari ini khusus membahas penanganan banjir dan tanah longsor.

Besok kami rapat lagi, menghitung apa yang harus dilakukan, siapa yang melakukan apa, serta berapa biaya yang dibutuhkan. Baik oleh nasional, kota, maupun provinsi,” pungkasnya. (*)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved