Berita Nasional Terkini

Momen Haru Tangis Dedi Mulyadi Pecah Saat Peluk Siswa di Barak TNI: 'Akhirnya Waktu yang Menjawab'

Tangis haru memenuhi wajah Dedi Mulyadi di kala memeluk siswa yang baru saja menyelesaikan program pendidikan berkarakter di barak TNI

Youtube Humas Jabar
TANGIS HARU DEDI - Tangkapan layar dari video youtube Humas Jabar. Tangis haru memenuhi wajah Dedi Mulyadi di kala memeluk siswa yang baru saja menyelesaikan program pendidikan berkarakter di barak TNI. (Youtube Humas Jabar) 

TRIBUNKALTIM.CO - Tangis haru memenuhi wajah Dedi Mulyadi di kala memeluk siswa yang baru saja menyelesaikan program pendidikan berkarakter di barak TNI.

Di tengah riuhnya tepuk tangan dan pelukan hangat antara siswa dan orangtua mereka, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terlihat tak kuasa membendung air mata.

Tangisnya pecah saat memeluk sejumlah siswa yang baru saja menyelesaikan program pendidikan berkarakter selama dua pekan di Dodik Bela Negara, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Momen mengharukan ini terjadi setelah upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2025 di Lapangan Gasibu.

Acara ini dilanjutkan dengan parade defile, dan pertemuan emosional antara siswa dan orangtua mereka.

Baca juga: Respons Dedi Mulyadi saat Dijuluki Mulyono Jilid II hingga Gubernur Pencitraan

Wajah-wajah penuh harap dan bangga terlihat dari kedua belah pihak, namun paling mencolok adalah air mata kelegaan dan bahagia yang mengalir dari mata sang gubernur.

"Ya gimana, ini kan urusannya rasa. Urusan hati, urusan cinta. Siapa sih yang tidak terharu, orangtua bertemu anaknya saat anaknya sudah berubah," ujar Dedi kepada awak media.

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa program pendidikan berkarakter yang digagasnya bukan sekadar kebijakan teknokratis, melainkan gerakan dari hati yang didasari cinta terhadap generasi muda Jawa Barat. 

Sebagaimana diketahui, selama dua pekan, para siswa mengikuti pendidikan disiplin, bela negara, dan pembinaan karakter di bawah pendampingan TNI.

Hasilnya, banyak siswa menunjukkan perubahan sikap positif dan peningkatan semangat juang dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Gibran Sarankan Pendidikan Militer ala Dedi Mulyadi Usai Bobby Nasution Curhat Soal Narkoba di Sumut

"Ini adalah rasa. Karena untuk itu saya sampaikan, apa yang saya lakukan dasarnya hati. Kalau yang saya lakukan dasarnya hati, maka diterimanya oleh rasa dan melahirkan cinta," tegas Dedi dengan suara bergetar.

Karena itu, para orangtua dan siswa peserta menyambut program ini dengan baik.

Banyak orangtua pun berterima kasih karena program ini sudah mengubah perilaku negatif anak-anak mereka.

Program pendidikan berkarakter ini sempat menuai kritik dan keraguan dari sejumlah pihak. Terlebih, ketika kebijakan melibatkan TNI dalam pembinaan siswa yang dinilai bermasalah dinilai kontroversial.

Namun Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa waktu dan hasil yang telah terlihat langsung menjadi jawaban paling kuat terhadap keraguan tersebut.

"Banyak orang meragukan apa yang dilakukan Pemprov Jabar. Tapi pada akhirnya, waktu yang menjawab," tuturnya mantap. (*)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tangis Dedi Mulyadi Pecah Saat Peluk Siswa Pendidikan Karakter: Ini soal Hati...",

Ikuti berita populer lainnya di Google NewsChannel WA, dan Telegram.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved