Pertamax Tersedia di Balikpapan

Daftar 13 SPBU di Balikpapan yang Buka 24 Jam, Pertamina Minta Maaf dan Pastikan Layanan Membaik

Daftar 13 SPBU di Balikpapan yang buka 24 jam, Pertamina minta maaf dan pastikan layanan akan terus membaik.

Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Rita Noor Shobah
TribunKaltim.co/Dwi Ardianto
SPBU BALIKPAPAN - Antrean panjang kendaraan di salah satu SPBU di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (20/5/2025).  Daftar 13 SPBU di Balikpapan yang buka 24 jam, Pertamina minta maaf dan pastikan layanan akan terus membaik. Pengoperasian SPBU selama 24 jam tak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, tapi juga sebagai upaya mengurangi penumpukan kendaraan dan potensi kepanikan di tengah kelangkaan BBM. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO -  Daftar 13 SPBU di Balikpapan yang buka 24 jam, Pertamina minta maaf dan pastikan layanan akan terus membaik.

Setelah krisis BBM di Balikpapan beberapa hari terakhir, kini sudah membaik.

Dari pantauan TribunKaltim.co, antrean di sejumlah SPBU di Balikpapan sudah tak mengular seperti hari sebelumnya.

Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Balikpapan, Kalimantan Timur kini beroperasi penuh selama 24 jam.

Baca juga: Balikpapan Krisis Pertamax, GMNI Minta Pemkot Evaluasi Pengawasan Distribusi BBM

Langkah ini diambil PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan untuk mempercepat normalisasi pasokan BBMdi Balikpapan setelah sempat terganggu.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Alexander Susilo, menyebutkan bahwa keputusan mengaktifkan layanan nonstop di sejumlah SPBU merupakan bagian dari strategi mempercepat distribusi pasca-suplai tambahan dari Banjarmasin tiba dan depot kembali beroperasi.

"Selain depot yang sudah berjalan 24 jam, kami juga mengaktifkan beberapa SPBU dengan layanan nonstop untuk menghindari antrean panjang. Harapannya, distribusi semakin merata dan tidak ada lagi kekosongan stok," ujarnya, Rabu (21/5/2025).

Pengoperasian SPBU selama 24 jam tak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, tapi juga sebagai upaya mengurangi penumpukan kendaraan dan potensi kepanikan di tengah kelangkaan BBM.

PERTAMAX BALIKPAPAN KOSONG - Kondisi anteran pembelian BBM Pertamax di SPBU-SPBU Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Selasa (20/5/2025). (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)
PERTAMAX BALIKPAPAN KOSONG - Kondisi anteran pembelian BBM Pertamax di SPBU-SPBU Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Selasa (20/5/2025). (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)

Pertamina juga memastikan pengawasan di lapangan ditingkatkan untuk mencegah pembelian dalam jumlah berlebihan maupun penimbunan.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dibantu oleh aparat kepolisian untuk memantau distribusi dan mengantisipasi potensi penumpukan pembeli di SPBU tertentu. Dengan tambahan pasokan dan SPBU yang buka 24 jam, kami pastikan semua kebutuhan terpenuhi," katanya.

Lebih lanjut, Pertamina menegaskan bahwa stok BBM di Balikpapan tersedia dan pihaknya terus melakukan evaluasi distribusi demi mencegah gangguan serupa di masa mendatang.

Baca juga: Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 21 Mei 2025, Pertamax, Pertalite hingga Solar Dipatok Harga Segini

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Permohonan maaf kami sampaikan atas ketidaknyamanan ini, dan kami pastikan layanan akan terus membaik," tutup Alexander.

Berikut informasi lokasi SPBU 24 Jam : 

1. 6176101 Karang anyar

2. 6176102 Sepinggan

3. 6176103 Mt Haryono

4. 6476105 Kebun sayur

5. 6476109 Depan Majesty

6. 6476107 Stalkuda

7. 6476110 Km14

8. 6476112 km 4

9. Modular Lapangan merdeka

10. Modular jl. Letkol Pol. h. M. Asnawi Arbain (BJBJ) 

11. 6476127 Karang jati

12. 6476118 Batakan

13. ⁠6376101 grand city

Antre Sejak Subuh

Warga Balikpapan, Kalimantan Timur kembali dihadapkan dengan antrean panjang kendaraan di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada Rabu pagi (21/5/2025).

Sejak pukul 06.00 WITA, antrean kendaraan yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) tampak mengular di sejumlah titik, bahkan menyebabkan kemacetan dan penyempitan badan jalan.

Pantauan langsung Tribunkaltim.co di lapangan menunjukkan, situasi serupa terjadi di beberapa SPBU utama, seperti SPBU depan Bandara Internasional SAMS Sepinggan, SPBU Modular di Jalan Beje-beje, hingga SPBU MT Haryono di kawasan DAM Balikpapan

Antrean kendaraan roda dua dan roda empat tampak mengular hingga ke badan jalan, mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitarnya.

Baca juga: Kapolresta Balikpapan Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Demi Warga Nyaman Isi BBM di SPBU

Pihak kepolisian dari Polresta Balikpapan, termasuk jajaran Sabhara, turun langsung ke lokasi untuk mengatur arus kendaraan serta membantu petugas SPBU dalam mengarahkan kendaraan yang masuk ke area pengisian BBM.

Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kemacetan dan kericuhan di lokasi antrean.

“Saya dari jam 6 pagi sudah antre, baru dapat BBM sekitar jam 08.30,” ujar Iwan, warga Balikpapan Selatan yang ditemui di SPBU MT Haryono.

Kondisi antrean di SPBU tersebut bahkan mencapai depan restoran Mie Gacoan MT Haryono, sementara untuk kendaraan roda dua, antrean memanjang dua baris dari arah Terminal Balikpapan Permai hingga ke depan Rumah Makan Padang Upik.

“Mau gak mau harus antre, daripada motor gak bisa jalan,” keluh Nina Ferlina, seorang pengendara motor.

Menurut pengakuan petugas SPBU, stok BBM seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertalite sebenarnya tersedia.

Namun, untuk mengisi Pertalite, warga wajib menunjukkan barcode dari aplikasi MyPertamina, yang kadang memperlambat proses pengisian karena tidak semua pengguna sudah terbiasa dengan sistem tersebut.

“BBM semua jenis sudah tersedia sejak kemarin. Tapi warga panik, makanya antrean jadi panjang seperti ini,” ungkap salah satu petugas SPBU yang enggan disebut namanya.

Baca juga: Warga Balikpapan Antre BBM, 7 Poin Kesepakatan Pertamina dengan DPRD, Siap Minta Maaf

Di tengah kekhawatiran warga akan kelangkaan BBM, DPRD Kota Balikpapan pada Selasa (21/5) telah memanggil pihak manajemen Pertamina dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD.

Meski sempat berlangsung tegang akibat jawaban Pertamina yang dianggap belum memuaskan, pertemuan itu menghasilkan janji bahwa distribusi BBM di Balikpapan akan segera dinormalkan.

Masyarakat kini berharap janji tersebut segera direalisasikan, agar antrean BBM yang menyita waktu dan menimbulkan kemacetan ini tidak terus berlarut. (*)

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved