Jumat, 12 Juni 2026

Berita Balikpapan Terkini

830 Kg Daging Sapi Kurban Presiden Dibagikan di Balikpapan, Ketua RT 17: Tahun Ini Lebih Tertata

Pelaksanaan distribusi daging kurban di wilayah Kampung Baru Ulu, Balikpapan Barat, pada Iduladha tahun ini mendapat apresiasi dari para ketua RT

Tayang:
Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
SAPI KURBAN PRESIDEN - Suasana proses pembagian daging hewan kurban di Masjid Jami Al Ula, Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, Sabtu (07/06). (TRIBUN KALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pelaksanaan distribusi daging kurban di wilayah Kampung Baru Ulu, Balikpapan Barat, pada Iduladha tahun ini mendapat apresiasi dari para ketua RT. 

Sistem baru yang melibatkan pengurus RT dalam pembagian dinilai jauh lebih tertata dan manusiawi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Ketua RT 17 Kampung Baru Ulu, Haji Aswad, menyampaikan bahwa mekanisme pembagian daging kurban yang melibatkan ketua-ketua RT di sekitar Masjid Besar Al-Ula telah berjalan baik dan menjadi solusi dari permasalahan distribusi yang sempat terjadi beberapa tahun lalu.

“Kalau tanggapan saya selaku Ketua RT, ini sangat bagus. Ini salah satu cara pendistribusian yang baik kepada warga,” ujar Haji Aswad saat ditemui usai prosesi penyembelihan hewan kurban, Sabtu (7/6/2025).

Ia mengingat kembali kejadian empat tahun silam, saat pembagian daging dilakukan tanpa koordinasi yang memadai. Kala itu, warga berdesakan di sekitar masjid, bahkan lansia ikut mengantre dalam kondisi yang kurang nyaman.

Baca juga: Sapi Kurban Presiden Butuh 20 Orang untuk Dipindahkan Usai Disembelih di Masjid Al Ula Balikpapan

“Dulu itu warga sampai berdesak-desakan, bahkan orang tua yang sudah sepuh ikut antre. Ini jadi persoalan yang kemudian kami evaluasi,” kenangnya.

Menurutnya, sistem baru yang diterapkan sejak tiga tahun terakhir memberikan dampak positif. Tahun ini, para ketua RT dibagi dalam dua lingkup, yakni "ring pertama" dan "ring kedua", untuk memudahkan pembagian.

“RT yang masuk ring pertama kami libatkan langsung dalam kepanitiaan, sedangkan RT di ring kedua terlibat dalam proses pengambilan daging. Nanti akan ada koordinator yang mengatur dan membagi tugas kepada para ketua RT,” jelas Haji Aswad.

Ia menilai sistem ini jauh lebih efektif, karena RT mengetahui kondisi warganya secara langsung.

“RT punya data dan struktur organisasi yang jelas. Jadi sangat mudah bagi kami untuk menyalurkan daging secara adil dan merata,” tegasnya.

Baca juga: Sapi Kurban Presiden Prabowo Disembelih di Masjid Al Ula Balikpapan, Proses Sekali Tarikan

Tahun ini, Masjid Al-Ula juga menerima satu ekor sapi kurban jenis simental kros dari Presiden Republik Indonesia dengan bobot mencapai 830 kilogram.

“Alhamdulillah, tahun ini untuk pertama kalinya kita mendapat sapi dari Presiden. Sangat luar biasa,” ucap Haji Aswad.

Ia memastikan, penyembelihan hewan bantuan Presiden dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan sesuai prosedur resmi.

“Penyembelihannya tidak sembarangan. Kita perlakukan hewan dengan kasih sayang dan sesuai syariat Islam. Itu SOP dari pusat,” tutupnya.

Dengan sistem distribusi yang rapi ini, pelaksanaan kurban di Kampung Baru Ulu berlangsung tertib, adil, dan jauh dari kekacauan seperti yang pernah terjadi di masa lalu. (*)

Ikuti berita populer lainnya di Google NewsChannel WA, dan Telegram.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved