Liga Italia
Allegri Kembali ke AC Milan: Pilihan Tepat atau Makin Memperburuk Rossoneri? Ini Analisanya
Dalam upaya menebus musim yang mengecewakan, AC Milan bergerak cepat dengan mengumumkan kembalinya Massimiliano Allegri sebagai pelatih kepala
Dalam era sepak bola modern yang menuntut dinamisme dan fleksibilitas, pendekatan konservatif Allegri tampak ketinggalan zaman.
Langkah Aman, Bukan Terobosan
Bagi AC Milan, penunjukan ini terasa bukan sebagai lompatan ke depan, melainkan langkah mundur demi kestabilan.
Meski demikian, Allegri tetap menawarkan sesuatu yang tak dimiliki pendahulunya: pengalaman dan prediktabilitas.
Baca juga: Luca Modric Belum Selesai, Habis Real Madrid Terbitlah AC Milan, Ternyata Milanisti Sejak Kecil
Sergio Conceição menjalani masa singkat yang kacau.
Mantan pelatih Porto itu kesulitan menyesuaikan diri dengan kompleksitas Serie A dan sorotan tajam media Italia. Alih-alih tampil sebagai ahli strategi, ia justru terlihat seperti karikatur Antonio Conte atau José Mourinho, minus prestasi dan kharisma.
Conceição meninggalkan AC Milan dengan catatan poin per pertandingan hanya 1,71, lebih rendah dibanding masa-masa suram Paulo Fonseca.
Timnya minim inspirasi, terlalu bertumpu pada struktur bertahan dan serangan balik sporadis.
Kegagalan di Liga Champions melawan Feyenoord dan kekalahan mengejutkan di final Coppa Italia dari Bologna, hanya beberapa hari setelah membantai lawan yang sama, memperjelas inkonsistensi yang mewarnai kepemimpinannya.
Tare, Furlani, dan Jalan Menuju Reset
Dalam konteks itu, keputusan AC Milan untuk bergerak cepat patut diapresiasi.
Kehadiran direktur olahraga berpengalaman seperti Igli Tare mendampingi Allegri menandakan keinginan untuk membangun pondasi kuat sebelum musim 2025–26 dimulai.
Baca juga: Kirim Sinyal Kembali ke AC Milan, Alvaro Morata Puji Cara Kerja Igli Tare dan Massimiliano Allegri
Strategi ini memberi ruang untuk evaluasi skuad, perencanaan pramusim, dan manuver transfer yang matang.
Namun, tata kelola yang baik tidak selalu sejalan dengan raihan trofi.
Furlani sendiri berbicara soal “reset,” sebuah pergeseran strategi ke arah stabilitas domestik.
Pilihan terhadap Allegri, ketimbang kandidat eksperimental, mencerminkan pendekatan itu.
Allegri adalah pilihan aman, terbukti, dan secara teori bisa diandalkan.
Hasil Liga Italia Tadi Malam Pertandingan Lecce vs AC Milan, Skor Akhir 0-2 |
![]() |
---|
Prediksi Skor Lecce vs AC Milan di Liga Italia Serie A Lengkap H2H dan Susunan Pemain |
![]() |
---|
Gagal Lulus Tes Medis, Victor Boniface Batal Pindah ke AC Milan |
![]() |
---|
Menanti Amuk AC Milan di Markas Lecce, Pelampiasan Rossoneri Buktikan Diri Sebagai Favorit Juara |
![]() |
---|
Klasemen dan Hasil Liga Italia: Lazio Tumbang di Kandang Como, Juventus Susul Napoli di Papan Atas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.