Timnas Indonesia

Shin Tae-yong, Eks Pelatih Timnas Indonesia Berpeluang Gantikan Branko Ivankovic jadi Pelatih China

 Setelah resmi berpisah dari Timnas Indonesia, nama Shin Tae-yong kembali mencuat di kancah internasional. 

Kompas.com
SHIN TAE YONG - Shin Tae Yong di sela syuting film Ghost Soccer: Bola Mati di daerah Subang, Jawa Barat, Minggu (19/1/2025). Shin Tae-yong berpeluang jadi pelatih China (Kompas.com) 

TRIBUNKALTIM.CO - Setelah resmi berpisah dari Timnas Indonesia, nama Shin Tae-yong kembali mencuat di kancah internasional. 

Pelatih asal Korea Selatan itu dikabarkan menjadi salah satu kandidat kuat untuk menggantikan Branko Ivankovic sebagai pelatih tim nasional China.

Ya, Branko Ivankovic dipecat usai gagal membawa Timnas China ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

China dikalahkan Timnas Indonesia 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/6/2025).

 Pihak federasi sepak bola China dikabarkan sedang mencari sosok baru yang mampu membawa perubahan signifikan. 

Baca juga: Cara Pemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri Bangun Kecocokan dengan Ole Romeny Saat Lawan China

Rumor China ingin mendatangkan Shin Tae-yong dibocorkan situs Football Asian yang berbasis di Korea Selatan

CFA kini tengah memantau secara serius mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sebagai calon jangka panjang.

Salah satu alasan China ingin mendatangkan pelatih asal Korea Selatan karena dianggap berprestasi saat melatih Timnas Indonesia.

Termasuk membawa Indonesia lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 (yang digelar pada awal 2024) untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Ia juga dinilai sukses menggabungkan pemain muda lokal dengan sejumlah pemain naturalisasi secara harmonis dan efektif.

Timnas China juga melakukan beberapa langkah naturalisasi dalam beberapa tahun terakhir.

Antara lain, mereka menurunkan pemain kelahiran Brasil bernama Serginho di lini tengah dan eks bek Everton, Tyias Browning, pada laga kontra Indonesia.

Meski begitu, CFA disebut tengah dihadapkan pada keterbatasan waktu.

Ya, China memang harus bergerak cepat mencari pengganti.

Pasalnya, China bakal bertanding di Piala Asia Timur pada 7 Juli 2025 menghadapi Korea Selatan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved