Berita Samarinda Terkini
Disdikbud Samarinda Sebut Kontribusi Gratispol untuk SD-SMP Bukan Seragam, Tapi Insentif Guru
Program Gratispol Pendidikan tidak menyasar ke SD-SMP dalam bentuk seragam, namun kontribusinya berupa tunjangan insentif kepada guru non-ASN
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Asli menyarankan agar proses pembelian seragam, sepatu, maupun perlengkapan sekolah lainnya dilakukan secara bebas oleh orang tua, tanpa tekanan dari institusi pendidikan.
Apalagi, saat ini beberapa kebijakan sudah secara bertahap menghapuskan kewajiban siswa membeli Lembar Kerja Siswa (LKS) atau Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
“Kedepannya saya tidak tahu, tapi kami baru memulai yang digratiskan di LKPD. Kita baru menyediakan buku wajib dari bosnas dan LKPD,” pungkas Asli. (*)
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram.
| Utang Rp400 Miliar Jadi Prioritas, 80 Persen APBD Samarinda 2026 Dikunci untuk Pelunasan |
|
|---|
| Kawal Kelancaran SPMB 2026, Diskominfo Samarinda Siagakan Tenaga Ahli Teknis |
|
|---|
| Samarinda Disebut Bakal Jadi “Barang Manis” Saat IKN Beroperasi, Pemkot Siapkan Strategi Pangan |
|
|---|
| Siap Pasok Pangan ke IKN, Kawasan Palaran Samarinda Diproyeksikan Jadi Lumbung Daging dan Telur |
|
|---|
| Hadapi Potensi PHK Tambang, Pemkot Samarinda Cari Solusi dengan Kolaborasi Lintas Dinas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250707_Belanja_Seragam_Sekolah.jpg)