HUT Dekranas di Balikpapan

7 UMKM Diboyong Disperindag Yogyakarta untuk Ramaikan HUT ke-45 Dekranas di Balikpapan

Ragam karya kreatif dan UMKM asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut memeriahkan perayaan HUT ke-45 Dekranas dapat dilihat di BSCC Dome Balikpapan

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH
PAMERAN UMKM - Kepala Disperindag DIY Yuna Pancawati (kedua dari kiri) bersama rombongan menyambut pengunjung di stan pameran produk UMKM Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka HUT ke-45 Dekranasda di Balikpapan, Rabu (9/7/2025). Beragam produk seperti tas kulit, kain eco print, dan tenun lurik dipamerkan untuk mempromosikan potensi kerajinan unggulan daerah ke pasar nasional. (TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ragam karya kreatif dan UMKM asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut memeriahkan perayaan HUT ke-45 Dekranas yang berlangsung di Balikpapan mulai 9 hingga 11 Juli 2025 di BSCC Dome Balikpapan.

Pemerintah DIY, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), membawa serta tujuh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menampilkan produk-produk unggulan khas daerah.

Kepala Disperindag DIY, Yuna Pancawati, menyebutkan bahwa produk yang dibawa mengusung beragam tema mulai dari fashion tenun hingga eco print.

"Produknya itu terdiri dari macam-macam, seperti fashion tenun kemudian eco print," terang Yuna saat ditemui di lokasi acara.

Beberapa jenis produk yang dipamerkan antara lain batik, tenun lurik, aksesoris, serta kain eco print.

Baca juga: 3.117 Peserta Ramaikan HUT ke-45 Dekranas di Balikpapan, Muhaimin: Momen Emas Bagi Pengrajin Lokal

Teknik eco print sendiri menjadi unggulan karena dibuat dengan cara menempelkan daun-daunan ke permukaan kain, lalu dikukus, menghasilkan pola alami dari tumbuhan.

“Mirip batik, tapi bukan menggunakan malam,” lanjut Yuna menjelaskan perbedaannya.

Meski memiliki produk mebel berkualitas sebagai bagian dari unggulan DIY, Yuna menjelaskan bahwa produk jenis ini tidak dibawa ke Balikpapan karena pertimbangan berat barang dan efektivitas distribusi.

“Kalau mebel dibawa ke sini kan berat, ya,” ujarnya.

Sementara itu, untuk produk kuliner, DIY menampilkan makanan dalam kemasan seperti keripik pisang dengan merek Bananania, yang juga diproduksi oleh pelaku UMKM binaan.

Baca juga: Selvi Ananda Ajak UMKM Terus Berinovasi dan Melek Digital Saat Tinjau Tenda Expo HUT ke-45 Dekranas

Persiapan keikutsertaan DIY dalam kegiatan ini dilakukan sekitar dua bulan, setelah Balikpapan ditetapkan sebagai tuan rumah melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dekranas.

Untuk mendukung kelancaran partisipasi dan distribusi produk, Pemda DIY mengalokasikan Dana Keistimewaan sebagai bentuk fasilitasi.

Tak hanya untuk pengiriman barang ke lokasi pameran, dana tersebut juga akan dimanfaatkan apabila terjadi transaksi dengan pembeli dari luar daerah.

"Misalnya ada pembeli dari luar, bisa dikirim menggunakan fasilitas dari Dinas Koperasi dan UMKM melalui Dana Keistimewaan," tutup Yuna. (*)

Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved